Showing posts with label Wen Rui An. Show all posts
Showing posts with label Wen Rui An. Show all posts

May 2, 2011

Pengantar Serial Pendekar Sejati

Pengantar:


Serial pendekar sejati seri awal, berbeda dengan karya WRA yang lain, banyak menekankan pada aspek psikologi para tokohnya. Hal ini tidak tergambar dengan baik di komiknya. Selain itu character design di versi komiknya yang digarap Tony Wong amat berlebihan sehingga malah terasa mengganggu 

Boleh dibilang kalau ingin mengetahui perkembangan
 gaya penulisan Wen Rui An bacalah serial pendekar sejati yang sangat panjang ini.


Sampai saat ini, dikonfirmasikan serial Pendekar Sejati terdiri dari 10 judul, yaitu:

- Wen Rou Yi Dao  (Golok Kelembutan, telah terbit)
- Yi Nu Ba Jian  (Pedang Amarah, segera terbit)
- Jing Yan Yi Qiang  (Tombak Kecantikan)
- Shang Xin Xiao Jian  (Anak Panah Peluka Hati)
- Chao Tian Yi Gun  (Toya Penghancur Langit)
- Qun Long Zhi Shao  (Pentolan Kelompok Naga)
- Tian Xia You Di  (Ada Musuh Dikolong Langit)
- Tian Xia Wu Di   (Tiada Tandingan Dikolong Langit)
- Tian Xia Di Yi  (Nomor Satu Dikolong Langit)
- Wu Di   (Tanpa Tandingan)


Buku ke 9 dan 10, Tian Xia DiYi dan Wu Di sendiri, dinegeri asalnya, sampai sekarang belum terbit. 

ANAK PANAH PELUKA HATI

Seri Pendekar Sejati:

4.  ANAK PANAH PELUKA HATI (Shang Xin Xiao Jian)

Karya: Wen Rui An / Disadur: Tjan ID



Bisakah manusia dengan ambisi sebesar Pek Jau-hui selamanya hidup
teralingi bayang-bayang kebesaran nama Ang sui to So Bong-seng?

Pek Jau-hui si "hati yang ingin terbang, selamanya tak bisa mati" demi
mencapai ambisinya menjadi manusia nomor satu dikolong langit berniat menyingkirkan saudara angkatnya.

Kalau didunia ini sudah ada Pek Jau-hui kenapa harus ada So Bong-
seng? Logikanya simpel, selama So Bong-seng masih bernafas, Pek Jau-hui akan selalu menjadi nomor dua. Oleh karena itu, Pek Jau-hui harus membinasakan So Bong-seng, dan oleh karena itu jg So Bong-seng mutlak harus mati.


Saudara? Apakah arti saudara? Setipis itukah makna saudara bagi Pek
Jau-hui? Yang jelas pertarungan hidup mati Pek Jau-hui-So Bong-seng tak terelakkan lagi.

Bagaimanakah hasil pertarungan tersebut? Siapa unggul? siapa asor?
Lalu, bagaimana dengan adik ketiga mereka, Ong Siau-sik? Bagaimana dia harus bersikap? kemana dia akan memihak?

Mendengar kabar tentang pertarungan kedua saudara angkatnya, Ong
siau-sik segera kembali ke kotaraja setelah buron bertahun-tahun. Ia mendirikan pagoda belalai gajah untuk menuntut keadilan bagi so bong-seng. Sekali lagi, pertarungan hidup-mati antara dua orang yang pernah mengangkat sumpah sehidup-semati dibawah nama saudara tak terelakkan.

Bermaksud baik untuk meredakan pertikaian antara dua saudara angkat,
Un-gi mendatangi hong-yu-lo dan mencari pek jau-hui untuk bertindak sebagai penengah, tapi langkahnya itu justru berakibat fatal, tiga kekuatan besar di kotaraja mempercepat rencananya untuk melakukan pertarungan sengit.

Darah tercecer, jiwa melayang, sekali lagi kotaraja menjadi saksi bisu
keserakahan ambisi manusia akan kekuasaan......

Apr 30, 2011

TOMBAK KECANTIKAN

Seri Pendekar Sejati:

3.  TOMBAK KECANTIKAN (Jing Yan Yi Qiang )

Karya: Wen Rui An / Disadur: Tjan ID



Perdana menteri Coa keng menitahkan ong siau-sik untuk menghabisi Cukat sianseng. Titah yg tidak bisa ditawar-tawar lagi, Cukat siangsing tewas, atau Kim hong si yu lau akan dibasmi sampai keakar-akarnya. Tidak ada jalan lain lagi bagi Ong siau-sik, demi loyalitas dan rasa setia kawan, tidak bisa tidak Cukat siangsing harus dan musti mati.

Akan tetapi, benarkah semua jalan keluar telah tertutup bagi Ong siau- sik? Yang jelas hasil dari operasi ini adalah kegagalan total, bukannya Cukat siangsing yang tewas, malah komplotan perdana menteri Coa keng yang paling setia, Hok Tiong-su termusnahkan dan Ong siau-sik harus buron selama 3 tahun.

Belum patah arang, sekali lagi perdana menteri Coa keng melancarkan operasi untuk menghabisi Cukat siangsing. Kali ini ia mengutus Goan Capsa Heng sebagai algojo. Bentrokan besar tak terhindarkan, pertumpahan darah tak terelakkan, pertarungan habis habisan terjadi antara Lak-hap Cing-liong yang diutus Goan Capsa Heng melawan Thian- ie kisu dan 4 opas yang dikirim Cukat sianseng.

Siapa unggul? Siapa asor? Keduabelah pihak sama-sama menderita kerugian yang harus dibayar dengan jiwa rekan mereka. Goan Capsa Heng sendiri terluka parah oleh tusukan tombak Kecantikan milik Cukat sianseng, hingga menderita cau-hwee-jip-mo.

Habis manis sepah dibuang, dalam perjamuan yang diadakan Coa Keng, ia meracuni Goan Capsa Heng. Menggunakan kesempatan itu, Cukat sianseng menyelamatkan Ong siau-sik yang sudah divonis hukuman mati.

Secara iklas dan puas Goan Capsa Heng mati diujung pedang Ong siau- sik, bahkan ia menyerahkan kitab silat "anak panah peluka hati" kepadanya.

PEDANG AMARAH

Seri Pendekar Sejati:

2. Pedang Amarah (Yi Nu Ba Jian)

Karya: Wen Rui An / Disadur: Tjan ID



Lui Tun menyaksikan udara makin hari makin bertambah dingin, jari jerami tangannya yang ramping dan putih bagaikan salju seakan terendus kembali udara segar bercampur bunga bwee. Penyakit yang dideritanya adalah musim dingin yang membeku atau musim semi?

Siapakah yang dapat menggambarkan perasaan hati Lui Tun?Dipermainkan oleh nasib, diombang-ambing oleh perasaan cinta dan juga dendam. Ang siu to So Bong-seng, Locu dari Kim-hong-si-yu-lau, seseorang yang pernah dicintainya sepenuh hati bahkan merupakantunangannya, sekarang adalah pembunuh ayahnya.

Satu yang pasti, hatinya kini telah mantap, keputusan telah diambil, SoBong-seng hanya boleh sakit, tak boleh mati. Sebab dia ingin dan harusmembunuhnya, membunuh dengan tangan sendiri. Didunia ini, hanya dia seorang yang berhak dan layak menghabisi nyawa So Bong-seng.

Menyadari perbedaan pandangan serta prinsip yang semakin meruncingantara dirinya dengan Pek Jau-hui yang dapat berakibat terhambatnyakemajuan kim-hong-si-yu-lau, Ong siau-sik memutuskan untuk kembali ke balai pengobatan Jau-sik-cay, mengabdikan dirinya untuk mengobatirakyat kecil.

Secara kebetulan Ong siau-sik bertemu dengan Coa Keng, perdanamenteri yang paling berkuasa di kerajaan waktu itu. Dengan ancamankelangsungan hidup kim-hong-si-yu-lo, ia dipaksa melakukan sebuahrencana busuk yakni melakukan sebuah pembunuhan, pembunuhan yang mau tidak mau harus dia lakukan, demi kedua saudara angkatnya, demi Kim-hong-si-yu-lau, pembunuhan yang akan menggemparkan kotaraja........

Golok Kelembutan

Seri Pendekar Sejati:
1. Golok Kelembutan (Wen Rou Yi Dao)
Karya: Wen Rui An / Disadur: Tjan ID


Kata Pengantar: 
Golok kelembutan adalah karya awal Wen Rui An. Pada karya ini Wen Rui An terkesan masih mencari-cari bentuk, jalan cerita juga tidak seintens dan serumit serial 4 opas atau seri pendekar sejati selanjutnya.

Golok Kelembutan pernah diterbikan sebagai komik oleh M&C dengan judul pendekar sejati. Hanya saja membaca novel wuxia/cersilnya terasa jauh lebih bagus dari versi komiknya. Sebabnya ? Serial pendekar sejati seri awal, berbeda dengan karya WRA yang lain, banyak menekankan pada aspek psikologi para tokohnya. Hal ini tidak tergambar dengan baik di komiknya. Selain itu character design di versi komiknya yang digarap Tony Wong amat berlebihan sehingga malah terasa mengganggu. 

Boleh dibilang kalau ingin mengetahui perkembangan gaya penulisan Wen Rui An bacalah serial pendekar sejati yang sangat panjang ini.

Cerita :
Cerita golok kelembutan relatif cukup santai. Intrik-intriknya juga tidak serumit 4 opas atau pendekar 4 alis. Malahan ceritanya lebih menitik beratkan persahabatan dan petualangan, mengingatkan pada gayapenulisan Jin Yong. Sebaliknya pada penggambaran tokoh (character design) pengaruh Gu Long amat terasa. Antara lain adanya tokoh yang bisa makan puluhan piring (mirip Jiang Jun/Ciang Kun pada serial 4 alis). Demikian pula penggambaran tokoh yang tidak hitam putih. Ciri khas Wen Rui An baru muncul pada bagian laga, yang power levelnya kelewat khayal (kadang udah mirip dragon ball ) tapi anehnya tetap mendebarkan untuk dibaca.


Kisah persahabatan menjadi menarik karena karakter kedua (?) tokoh utama yang mengangkat saudara . Bagi yang pernah baca Sam Kok bayangin andaikata tokoh yang cerdik, ambisius sekaligus kejam seperti Cao-Cao & tokoh yang serba diplomatis & lebih suka menggunakan siasat halus serta benci cara yang kasar seperti Liu Bei bertekad menjadi sodara sehidup semati. Itulah yang terjadi di novel ini!.


Sama seperti karya Wen Rui An yang lain karya ini juga tidak menyebutkan secara spesifik masa historis yang menjadi background cerita (walau banyak yang berpendapat bahwa cerita ini berlatar belakang masa-masa akhir dinasti Song). Yang jelas kisah ini terjadi pada periode yang sama dengan serial 4 opas. Malahan pada bagian ketiga serial pendekar sejati (Jing Yan Yi Qiang) kelak tokoh utama kedua serial akan saling berhadapan!.

Feb 22, 2011

Panji Akbar Matahari Terbenam

Seri: Kesatria Baju Putih

K arya : Wen Rui Ai
Penterjemah/editor : Liang YL


Latar belakang cerita adalah pertempuran / perang antara kerajaan Song dan kerajaan Jin (Kim). Pihak kerajaan Jin berniat menumpas orang-orang gagah dunia persilatan yang diperkirakan mendukung perlawanan Jenderal Yu Yun Wen dari kerajaan Song.

Untuk itu, Pangeran Jin Chen Ying mengerahkan 6 tokoh sakti dari berbagai suku bangsa, yaitu : (1) Xia Hou Lie, orang Qi Dan (Cidan), jenderal besar kerajaan Jin; (2) Ge La Tu, seorang Lama dari Tibet; (3) Wan Yan Zhu, dari suku Nu Zhen (Nuchen), pernah menggegerkan Zhong Yuan (Tionggoan) sebelum dikalahkan 3 kali oleh Fang Zhen Mei sehingga kembali ke sukunya; (4) Xi Wu Hou, orang Han yang membelot membela Jin, berjuluk Jue Ming Suan Pan (Toat Beng Suipoa – Sempoa Pencabut Nyawa), disebut juga Sempoa Besi; (5) dan (6) adalah 2 bersaudara dari Mongolia, berpostur raksasa, bernama Hu Shang Ke dan Hu Shang Ge.

Pangeran Jin sendiri sangat lihai karena merupakan murid terkasih dari Sepasang Dewa dari Tibet, yaitu Elang Sakti dan Walet Emas dari Tibet. Selain 7 orang lihai tersebut, masih ada saudara-saudari seperguruan dari Pangeran Jin yang dipimpin oleh sang Da Shi Xiong (twa-suheng) Qing Yan Zi.

Sasaran pertama dari 7 orang "aneh" tersebut (karena penampilannya yang bermacam-macam, sesuai dandanan khas suku bangsanya) adalah 3 orang pentolan perusahaan pengawalan barang (piauw) Biao Huai Yang, yaitu Li Long Da dengan pukulan Tangan Langit-nya, Wu Shen Si dengan
ilmu tongkat Iblis Gila dan ilmu tongkat Tat Mo, dan Cai Bu Pin yang mahir 36 macam jurus tombak.

Sasaran kedua adalah keluarga persilatan nomor satu di Huai Bei, yaitu Ding Dong Ting beserta kedua anaknya, Golok Emas Membelit Naga - Ding Jun Ai dan Sepasang Golok Pembunuh Naga - Ding Jun Qing.

Sasaran berikutnya adalah para pendekar di kota Xia Guan. 4 orang bersaudara angkat pimpinan pendekar di sana adalah (1) Long Zhai Tian, terkenal dengan ilmunya Naga Terbang di Langit; (2) Bao Xian Ding, si Tuan Sempoa (Suipoa Siansing); (3) Xin Wu Er, si Sempoa Emas; dan (4) Ning Zhi qiu.

Setelah mencoba kelihaian Long Zhai Tian, yang sempat dibantu oleh Wo Shi Shui dan Shen Tai Gong, Pangeran Jin menantang semua pendekar untuk merebut kembali panji (bendera) kerajaan Song yang telah diambilnya dalam pertarungan 7 babak di kota Xia Guan. Pihak yang berhasil memenangkan 4 babak akan menjadi pemenangnya.

Sementara itu, tugas Qing Yan Zi dan saudara-saudari seperguruannya adalah membunuh Jenderal Yu Yun Wen. Oleh karena itu, mereka berusaha menculik dan menipu Fang Zhen Mei dengan siasat memancing harimau turun gunung; sehingga Fang Zhen Mei dibuat kalang kabut
berusaha menolong Jenderal Yu sambil tetap andil dalam pertarungan taruhan Pangeran Jin.

Sebelum pertaruhan dimulai, Wo Shi Shui dan Shen Tai Gong yang khawatir kemenangan tidak berpihak pada mereka, berniat memancing dan menumpas sebagian anggota musuh untuk mengurangi kekuatan lawan; tapi akhirnya malah tertipu dan terluka parah, hampir mati kalau saja Shen Tai Gong bukan jagoan bertarung di dalam air.

Klimaks terjadi pada pertarungan 7 babak. Ada pertarungan antara Sempoa Besi Xi Wu Hou melawan Sempoa Emas Xin Wu Er. Tuan Sempoa Bao Xian Ding menghadapi ilmu Tendangan Berantai Pengikat Roh dan ilmu Cakar Setan dari si orang Nu Zhen - Wan Yan Zhu. Shen Tai Gong ikut bertarung dengan aksi kocaknya, dan pertarungan Wo Shi Shui yang nekat adalah yang paling menegangkan. Di pihak Long Zhai Tian masih ada 2 orang pendeta lihai bernama Hua Hui dan Bu Tong yang ikut ambil bagian.

Karena hasilnya seri, maka pertarungan 7 babak diulang kembali dari awal. Pangeran Jin dengan ilmunya Qing Yan Shen Zhang langsung menggebrak dengan meraih kemenangan 3 kali berturut-turut, tapi tentunya hasil akhir sudah dapat ditebak begitu Fang Zhen Mei, sang jagoan sakti mandraguna, muncul tepat pada waktunya di atas panggung. Saat pertandingan berakhir, PANJI AKBAR kerajaan Song terlihat disinari MATAHARI yang mulai TERBENAM.
(sumber : http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

Jan 24, 2011

JANGAN GANGGU AKU

Karya : Wen Rui An

Disadur : Tjan ID

Pui Lok-ji berusia dua puluh tujuh-delapan tahunan, wajahnya tampan dan bersih hingga sekilas tampak seperti seorang anak muda berusia tak lebih dua puluh tahun. Ilmu silat yang dimiliki adalah ilmu pedang tanpa jurus baku yang disebut 'Hui-ji-put-ko' (Harus dengan yang ini). Selama ini malang melintang seorang diri, siapa baik terhadapnya, dia lebih baik terhadap orang itu, siapa jahat terhadapnya, dia akan lebih jahat terhadap orang itu.

Demi menolong Pui Lok-ji yang terluka parah Tu Ai-hoa meminta pertolongan Persekutuan Macan Kumbang, Thio Ou-Ya yang mau menolong dengan syarat Tu Ai Hoa bersedia menjadi gundiknya dan Pu Lok-ji harus bersedia membantunya menghancurkan setiap musuhnya.

Tragedi terjadi tatkala Pui-Lok Ji jatuh cinta pada anak musuh besarnya. Thio Ou Ya pun menyiksa Tu Ai Hoa dengan harapan Pui Lok Ji menyerah balik kepadanya, namun langkah ini ternyata adalah kesalahan terbesar dalam hidupnya, kenapa ?

Jan 14, 2011

Seri Kesatria Baju Putih

Karya : Wen Rui Ai


Sepatah kata dari pengarang......

Yi Bai Bu Zhan Cheng (Baju putih yang tidak berdebu) Baju putih Fang Zhen Mei' selalu menjadi "pikiran yang bersemayan di dalam hatiku, dan aku selalu ingin menuliskan kisahnya.

Baju putihnya seperti salju, dan baju putihnya tidak pernah terkena noda darah Karena dia tidak pernah menggunakan kekerasan untuk memecahkan semua masalah. Di dalam cerita silat orang-orang persilatan biasanya selalu bertarung, dan darah menjadi ciri khas dalam buku silat manapun. Tapi ini bukan suatu kebaikan karena walaupun hal ini bisa membuat pembaca merasa tegang, tapi cerita dalam buku silat kadang-kadang terlalu dibesar-besarkan.

Buku Bai Yi Fang Zhan Mei' berusaha untuk tidak berlaku seperti buku silat biasa, dalam buku Bai Yi Fang Zhen Mei' dijelaskan cara penyelesaian dan membereskan suatu masalah tanpa menggunakan kekerasan dan darah.

Karena itu pada tahun 1973 aku mulai menulis cerita silat panjang yang bernama Long Hu Feng Yun' (Naga Harimau, Angin Awan) tapi sayang, pada akhirnya cerita ini diacak-acak oleh orang lain. Aku sendiri bersifat seperti kerbau, selalu mengingat suatu persoalan ini dan sulit untuk melupakannya. Mengapa tanpa alasan orang-orang itu telah membuat karanganku di acak-acak dan di hapus?

Karena itu pada akhir tahun 1974, aku terpaksa menulis ulang cerita Long Hu Feng Yun', dan mengganti judulnya menjadi 'Jian Shi Tian Xia (Pendekar Sejagat)'. Pada tahun 1975, aku menulis cerita kedua Bai Yi Fang Zhen Mei' dengan judul 'Chang An Yi Zhan' Pertarungan di kota Chang An), aku berusaha menulis dengan adil dan benar, membereskan hujan darah yang berbau amis.

Pada tahun 1976, aku menulis Luo Re Da Qi' (Panji Akbar Matahari Terbenan), buku ini menceritakan semua harapanku dan rasa cintaku kepada negara dan bangsaku. Akupun sangat menyukai puisi-puisi Li Bai dan Xin Qi Ji. Akupun sangat menyukai puisi-puisi Shi Ji.

Tahun 1977, aku telah menyelesaikan cerita ke-4 yaitu Shi Jian Shan Zhuang' (Wisma Pedang). Semua orang tahu waktu menulis cerita ini, aku sedang berada dalam dunia nyata yang sulit dan kejam, tapi aku berusaha menceritakan Shi Jian Shan Zhuang seperti cerita-cerita dalam dongeng yang tidak pernah ada. Setelah menyelesaikan cerita ke empat ini, sepertinya aku dan Fang Zhen Mei sudah tidak berjodoh lagi. Lalu aku menulis cerita ‘Da Zhong Shi', 'Shen Zhou Qi Xia', dan 'Si Da Ming Pu tidak ada kesempatan untuk aku menceritakan tentang si Baju putih lagi.

Setelah lewat beberapa tahun, baju putih telah dipenuhi debu, baju putih, baju putihku yang kucintai, baju putih yang sering muncul di bukuku, dia sudah menemaniku melewati beberapa kali kesuksesan dan juga kematian. Akhirnya pada tahun 1981 di Hong Kong, aku menulis lagi cerita Bai Yi Fang Zhen Mei' memasuki cerita ke-5 yang berjudul Xiao Xue Chu Qing' (Putri Es).

Tapi sayang, akibat pengalaman 3 tahun yang lalu, keadaanku yang kacau dan sulit. Sebenarnya "Xiao Xue Chu Qing' bisa ditulis lebih bagus, akhirnya Xiao Xue Chu Qing' bisa juga ku selesaikan juga. Proses penulisannya agak singkat dan tidak begitu teliti pada saat menuliskan ceritanya. Seorang Fang Zhen Mei adalah sosok yang sangat lucu, ilmu silatnya tinggi, tapi dia jarang mengeluarkan kemampuannya, dia seorang yang sangat perasa tapi tidak banjir dengan cinta asmara, dia selalu memperhatikan perempuan tapi dia tidak pernah menunjukan perasaan romantisnya. Berpandangan lurus tapi tidak monoton, membela keadilan secara tidak terang-terangan, jujur tapi bukan orang yang naif, percaya diri tapi tidak sombong.... yang lucunya lagi dia hanya mempunyai beberapa teman yaitu Wo Shi Shui yang selalu ingin menjadi pahlawan, Shen Tai Gong yang selalu ingin membuat orang tahu tentangnya, Xiao Xue (Es Kecil) yang pengertian....

Sifat-sifat dari orang-orang ini adalah sifat dari teman- teman yang ada di sekelilingku. Walaupun banyak yang tahu, di antara teman-temanku itu ada yang telah melukai bahkan merusak namaku tapi aku tidak pernah mengingat orang yang telah melukai perasaan atau merusak nama baikku. Aku hanya ingat kalau aku pernah berteman dengan mereka. Dan aku selalu menganggap kalau mereka adalah teman baikku.

Bukankah kita harus berlaku demikian? Di dalam kehidupan ini, kalau tidak mempunyai teman dan mengarang cerita, kita akan merasa kesepian, karena itu Fang Zhen Mei menjadi sosok yang ramah dan hangat. Fang Zhen Mei yang berbaju putih, muncul dan bercahaya di dalam cerita silatku.

PENDEKAR SEJAGAT

Seri Kesatria Baju Putih

PENDEKAR SEJAGAT

Jian Shi Tian Xia

Karya : Wen Rui An

Merupakan bagian pertama seri Ksatria baju Putih karya Wen Rui An, tokoh utama dalam cerita ini “Fang Zhen Mei” muncul dengan tiba2 dengan sudah memiliki Ilmu silat tinggi tanpa dijelaskan darimana asalnya.

Berkisah tentang ambisi Chang Xiao Bang (Perkumpulan Panjang Tertawa) pimpinan Zheng Bai Shui untuk menguasai dunia persilatan, untuk itu ia terpaksa harus menyingkirkan Wisma Shi Jian (Wisma Menguji Pedang) dengan ketuanya Shi Tu ke 12.

Tercurinya Pedang Sakti Xue He milik Ketua Wisma Shi Jian yang misterius sudah membuat gempar 3 kekuatan besar dunia persilatan waktu itu, Chang Xiao Bang, Wisma Shi Jian, dan kantor Biao Feng Yun. Kisah konflik pertempuran antara kedua perkumpulan besar ini yang mempunyai anggota yang sakti menjadi inti dari cerita ini.

Fang Zhen Mei yang berdiri di pihak “Wisma Shi Jian” karena sifat dari ketuanya Shi Tu ke 12 yang kesatria. Diakhir cerita muncul seorang dari perbatasan bernama Qian Shou Wang (RajaTangan Seribu) dan anak buahnya yang mengobrak abrik dunia persilatan yang membuat salah satu dari 3 perkumpulan besar ‘Kantor Biao Feng Yun” tidak dapat membantu Wisma Shi Jian karena berurusan dengan momok iblis ini……….

DOWNLOAD Ebook