Showing posts with label Liang J Z. Show all posts
Showing posts with label Liang J Z. Show all posts

May 8, 2011

Tangan Sakti Gelang Terbang

Saduran: Liang YL /Adhi
Terbitan: SeeYan TjinDjin

Yap Thian tinggal di kota Siang-yang, karena keahliannya dia bekerja sebagai pembuat kunci. Sebenarnya dia datang ke Siang-yang untuk menyembunyikan diri dari kejaran orang-orang pemerintah.

Yap Thian di juluki Mo-jiu (Tangan Sakti) karena tangannya sangat terampil dan ahli membuat kunci.

Suatu hari seorang pak tua datang ke warung janda Siau mencari dirinya, pak tua itu adalah utusan nona Suto dan Nona Suto memberikan sebuah Can-ya-hoan (Gelang Terbang) pada Yap Thian, meminta tolong dia untuk memancing seseorang yang mempunyai Gelang Terbang lainnya.

Nona Suto selain ingin membalas dendam dengan orang ini, juga ingin menegakan keadilan, sebab orang ini sangat jahat juga sangat kejam.

Ternyata Gelang Terbang itu selain bisa digunakan sebagai senjata rahasia yang jika di lempar bisa balik kembali (Bumerang), sangat hebat juga merupakan kunci untuk membuka sebuah pintu rahasia.

Di balik pintu rahasia itu tersimpan harta harum yang menggiurkan, tapi untuk membuka ruangan rahasia itu di perlukan seorang ahli perkakas yang hebat, sebab ruangan rahasia ini di bangun jaman dulu oleh seorang ahli perkakas rahasia bernama Kongsun Liu..(http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)


May 5, 2011

BU LIM IT TIAUW KE

Jalan di Rimba Persilatan
Karya : Qin HongDisadur: Liang J Z

Suatu hari yayasan Lim Ke (Kie-jin-san- tong) yang di tinggali Lim Ke dan istri dengan Kim Ho-to dan istri, kedatangan seorang teman Kim Ho-to, semalam suntuk temannya menceritakan kejadian yang dialaminya kepada Kim Ho-to, dan meminta bantuan Kim Ho-to membantu.

Teman Kim Ho-to (Kia Ban-to) bercerita bahwa, ketika di Hun-lan Tayli di sebuah penginapan dia seperti bermimpi di bawa seseorang ke sebuah tempat yang di sebut Bu Lim It Tiauw Ke disana dia di bujuk menjual senjata dan ilmu silatnya, setelah dia bangun ternyata senjata dan ilmu silatnya sudah hilang. 

Kim Ho-to pamit pada Lim Ke dan istrinya untuk membantu Kia Ban-to menyelidiki kasusnya, dia berjanji dalam tiga bulan dia pasti akan kembali. 

3 bulan kemudian ternyata Kim Ho-to belum kembali, malah yang datang adalah Ho-lou emas dan pedang emasnya Kim Ho-to. 

Lim Ke dan istrinya Sui Bi-tho dengan istri Kim Ho-to, Leng-po Siancu menjadi kalang kabut, apalagi Leng-po Siancu yang sedang hamil, dia tidak bisa melakukan perjalanan ke Tayli, terpaksa Lim Ke bersama Coh Bu-kiat berangkat menyusul Kim Ho-to.

Golok Tumpul

Karya : Du Gu Hong / Disadur: Liang J Z

Terbitan: SeeYan TjinDjin


Golok Tumpul (judul asli: Wu Ren Dao) adalah sebilah golok yang berwarna hitam tapi tidak tajam alias tumpul sehingga di namakan Bu Jin To (Golok tumpul), golok inilah senjata Bwee Kiam Ciu yang di keluarkan jika menghadapi lawan tangguh.

Bwee Kiam Ciu adalah anak paling kecil dari Bwee Kun Ie, keturunan bangsawan yang sangat terkenal di Tiang-pek, Bwee Kiam Ciu mempunyai 2 orang kakak, mereka di juluki Bwee Ke Sam Liong (Tiga naga dari keluarga Bwee), meskipun dia anak paling kecil tapi dia justru yang paling hebat di antara ke dua kakaknya, malah prestasinya melebihi 2 generasi di atasnya, namanya sangat terkenal di dunia persilatan, dia pun cerdik dan sangat tampan, tidak romantis tapi akhirnya malah mempunyai 3 orang istri.

Selain ilmu silat hebat dan sastranya juga tinggi, malah Kim (Kecapi), Ki (Catur), Su (Buku), Hoa (Gambar), Si (Sajak), Ciu (Arak), Hoa (Bunga) juga sangat hebat, hingga di sebut 7 terhebat

Di ceritakan sebuah perusahaan angkutan keluarga Kao yang terkenal, yang menjadi sahabat keluarga Bwee turun temurun, suatu kali saat mengawal seorang pejabat, di tengah jalan pejabat tersebut telah ada yang menculiknya, bahkan saudara kedua mereka telah menjadi korban.

Kebetulan saat itu Bwee Kiam Ciu datang berkunjung ke perusahaan itu, maka dia pun membantu perusahaan itu untuk menyelidiki dalang penculikan pejabat itu.

Ternyata modus di belakang penculikan itu sangat luas, bukan saja melibatkan perkumpulan Can Koai Bun (Perkumpulan orang cacat), aliran Biauw yang pandai menggunakan racun Ku, juga terlibat pejabat negara di Pak Kia.

Bwee Kiam Ciu bersama-sama dengan Bok Tiang-co dari Hun Lam berusaha menyelamatkan pejabat yang di culik dan menghadapi aliran Biauw juga pejabat yang terlibat.   (http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

May 2, 2011

Si Pedang tumpul

Karya: Tonghong Giok
Disadur: Liang YS

Cersil karangan Tonghong Giok yang disadur oleh Liang YS setebal 1688 halaman ini mengambil tema yang jarang kita pikirkan bila membaca cersil, yaitu bagaimana para pendekar jaman dulu mendapat uang untuk hidupnya. Cerita berkisar tentang piauwkiok yang didirikan oleh Kie Thian Lim.

Bagaimana lika liku dunia piauwkiok dan strategi dalam menjalankan piauwkiok, yang akhirnya secara tidak sengaja menyeret mereka ke dalam lingkaran badai persilatan. Su Hay adalah piauwkiok yang didirikan oleh Siau Pek, salah seorang jago pedang terkenal pada masa itu melalui murid ketiganya Kie Thian Lim.

Tujuannya adalah untuk menegakkan kebenaran dan keadilan. Siau Pek sendiri mempunyai 3 orang murid yaitu Ciok Giam Beng, Lok Siau Hun dan Kie Thian Lim. Kemudian dalam salah satu perjalanannya Kie thian lim telah membunuh lotoa dari lan tiang siang sat. Yang kemudian datang untuk membalas dendam. 

Cerita mulai seru dengan kemunculan Lim Hud Kiam pemuda misterius yang bersenjata pedang tumpul, anti pembunuhan tetapi sangat cerdik dan mempunyai ilmu yang tinggi. Beberapa kali dia menolong Su Hay tetapi juga mengganggu Su Hay. Hal ini membuat panas anak Kie Than Lim, yaitu Kie Pi Shia, yang kemudian membawa Su Hay meluruk ke Ceng Seng untuk mencari asal usul Lim Hud Kiam. Kemudian Ciok Giam Beng juga mendirikan Kian Kun Kiam Pay an Kie Thian Lim mengundurkan diri dari Su Hay dan menyerahkan ke Kie Pi Shia dan Goan Hiong.

Cerita berlanjut terus dengan terseretnya su hay ke dalam intrik perebutan plakat dunia persilatan yang mengandung pit kip rahasia melalui 3 totiang dari Bu Tong Pay. Cerita mencapai klimaks dengan kemunculan orang orang Ngo Tok Kiam dan penyerbuan Lim Hud Kiam beserta tiga istri (Lie Hui Hui, Yu Leng Nio dan Yu Bwe Nio) beserta rekan rekannya ke lembah Raja Pedang. Dimana disana terjadi hal yang diluar dugaan, yaitu pemberontakan orang orang raja Pedang yang dipimpin Liu Ban Mong terhadap Wong Jong Ceng, yang akan menobatkan dirinya sebagai Raja Pedang.  (Sumber: http://hkw-ceritasilat.blogspot.com/)

Feb 22, 2011

Si Pisau Terbang Pulang

Disadur : Liang  Y L

Dahulu di jaman penuh kekerasan, jaman ketika tidak ada rasa aman; di dunia persilatan tiba-tiba muncul suatu senjata yang di sebut Hui To atau Pisau Terbang. Tidak ada yang tahu bagaimana bentuk dan modelnya, juga tidak ada orang yang bisa melukiskan kecepatan dan kekuatannya.

Dalam hati setiap orang, senjata ini dianggap sebagai senjata yang bisa melenyapkan kejahatan dan penindasan, sekaligus menjadi lambang kebenaran dan kehormatan. Kekuatannya sangat besar dan berwibawa; bila dia sudah beraksi, tidak satu pun musuh bisa menghalangi segala sepak terjangnya.

Kemudian setelah kekacauan mulai mereda, pisau terbang ini seperti ikut menghilang, seperti gelombang laut yang menghilang di samudera luas. Tapi siapa pun tahu, bila di dunia persilatan terjadi kekacauan kembali, pisau terbang ini akan segera muncul kembali; dia akan membawa kepercayaan dan harapan kepada setiap umat manusia. (sumber : http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

DOWNLOAD  E-book

Panji Akbar Matahari Terbenam

Seri: Kesatria Baju Putih

K arya : Wen Rui Ai
Penterjemah/editor : Liang YL


Latar belakang cerita adalah pertempuran / perang antara kerajaan Song dan kerajaan Jin (Kim). Pihak kerajaan Jin berniat menumpas orang-orang gagah dunia persilatan yang diperkirakan mendukung perlawanan Jenderal Yu Yun Wen dari kerajaan Song.

Untuk itu, Pangeran Jin Chen Ying mengerahkan 6 tokoh sakti dari berbagai suku bangsa, yaitu : (1) Xia Hou Lie, orang Qi Dan (Cidan), jenderal besar kerajaan Jin; (2) Ge La Tu, seorang Lama dari Tibet; (3) Wan Yan Zhu, dari suku Nu Zhen (Nuchen), pernah menggegerkan Zhong Yuan (Tionggoan) sebelum dikalahkan 3 kali oleh Fang Zhen Mei sehingga kembali ke sukunya; (4) Xi Wu Hou, orang Han yang membelot membela Jin, berjuluk Jue Ming Suan Pan (Toat Beng Suipoa – Sempoa Pencabut Nyawa), disebut juga Sempoa Besi; (5) dan (6) adalah 2 bersaudara dari Mongolia, berpostur raksasa, bernama Hu Shang Ke dan Hu Shang Ge.

Pangeran Jin sendiri sangat lihai karena merupakan murid terkasih dari Sepasang Dewa dari Tibet, yaitu Elang Sakti dan Walet Emas dari Tibet. Selain 7 orang lihai tersebut, masih ada saudara-saudari seperguruan dari Pangeran Jin yang dipimpin oleh sang Da Shi Xiong (twa-suheng) Qing Yan Zi.

Sasaran pertama dari 7 orang "aneh" tersebut (karena penampilannya yang bermacam-macam, sesuai dandanan khas suku bangsanya) adalah 3 orang pentolan perusahaan pengawalan barang (piauw) Biao Huai Yang, yaitu Li Long Da dengan pukulan Tangan Langit-nya, Wu Shen Si dengan
ilmu tongkat Iblis Gila dan ilmu tongkat Tat Mo, dan Cai Bu Pin yang mahir 36 macam jurus tombak.

Sasaran kedua adalah keluarga persilatan nomor satu di Huai Bei, yaitu Ding Dong Ting beserta kedua anaknya, Golok Emas Membelit Naga - Ding Jun Ai dan Sepasang Golok Pembunuh Naga - Ding Jun Qing.

Sasaran berikutnya adalah para pendekar di kota Xia Guan. 4 orang bersaudara angkat pimpinan pendekar di sana adalah (1) Long Zhai Tian, terkenal dengan ilmunya Naga Terbang di Langit; (2) Bao Xian Ding, si Tuan Sempoa (Suipoa Siansing); (3) Xin Wu Er, si Sempoa Emas; dan (4) Ning Zhi qiu.

Setelah mencoba kelihaian Long Zhai Tian, yang sempat dibantu oleh Wo Shi Shui dan Shen Tai Gong, Pangeran Jin menantang semua pendekar untuk merebut kembali panji (bendera) kerajaan Song yang telah diambilnya dalam pertarungan 7 babak di kota Xia Guan. Pihak yang berhasil memenangkan 4 babak akan menjadi pemenangnya.

Sementara itu, tugas Qing Yan Zi dan saudara-saudari seperguruannya adalah membunuh Jenderal Yu Yun Wen. Oleh karena itu, mereka berusaha menculik dan menipu Fang Zhen Mei dengan siasat memancing harimau turun gunung; sehingga Fang Zhen Mei dibuat kalang kabut
berusaha menolong Jenderal Yu sambil tetap andil dalam pertarungan taruhan Pangeran Jin.

Sebelum pertaruhan dimulai, Wo Shi Shui dan Shen Tai Gong yang khawatir kemenangan tidak berpihak pada mereka, berniat memancing dan menumpas sebagian anggota musuh untuk mengurangi kekuatan lawan; tapi akhirnya malah tertipu dan terluka parah, hampir mati kalau saja Shen Tai Gong bukan jagoan bertarung di dalam air.

Klimaks terjadi pada pertarungan 7 babak. Ada pertarungan antara Sempoa Besi Xi Wu Hou melawan Sempoa Emas Xin Wu Er. Tuan Sempoa Bao Xian Ding menghadapi ilmu Tendangan Berantai Pengikat Roh dan ilmu Cakar Setan dari si orang Nu Zhen - Wan Yan Zhu. Shen Tai Gong ikut bertarung dengan aksi kocaknya, dan pertarungan Wo Shi Shui yang nekat adalah yang paling menegangkan. Di pihak Long Zhai Tian masih ada 2 orang pendeta lihai bernama Hua Hui dan Bu Tong yang ikut ambil bagian.

Karena hasilnya seri, maka pertarungan 7 babak diulang kembali dari awal. Pangeran Jin dengan ilmunya Qing Yan Shen Zhang langsung menggebrak dengan meraih kemenangan 3 kali berturut-turut, tapi tentunya hasil akhir sudah dapat ditebak begitu Fang Zhen Mei, sang jagoan sakti mandraguna, muncul tepat pada waktunya di atas panggung. Saat pertandingan berakhir, PANJI AKBAR kerajaan Song terlihat disinari MATAHARI yang mulai TERBENAM.
(sumber : http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

Jan 15, 2011

PENDEKAR PEDANG KAIL MAS

Karangan : LIU CAN YANG

Terjemahan: Liang J Z

Seorang anak kecil yatim piatu bernama Sen Sin Hiong yang berumur 7-8 tahun harus bekerja berat pada sebuah keluarga Sun, karena Sun Bu Pin telah meminjamkan uang kepada Sin Hiong untuk penguburan ibunya.

Karena Sun Bu Pin merasa dendam kepada ibunya Sin Hiong, akhirnya dia terus menerus menyiksa Sin Hiong dengan bekerja berat, akhirnya dia tidak tahan dan memberontak, tapi dia di hajar sampai babak belur hingga tidak sadarkan diri dan di buang ke hutan untuk makanan serigala.

Dalam keadaan hampir mati Sin Hiong di tolong seorang jago tua yang sudah mengawasi keadaan Sin Hiong selama 3 bulan, jago tua ini mengajarkan ilmu silatnya yang hebat selama 10 tahun.

Setelah lulus guru Sin Hiong meninggal dunia, sebelum meninggal dia berpesan supaya Sin Hiong mendatangi 9 perguruan besar di dunia persilatan, dia harus bertanding dengan 9 perguruan besar untuk membalas dendam, sebab gurunya dulu kalah bertanding karena di keroyok oleh sembilan perguruan besar.

Dengan membawa Pedang Kail Emas warisan gurunya, Sin Hiong kembali ke desa dulu ingin membalas dendam pada Sun Bu Pin. (sumber : http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

Jan 14, 2011

Papan Utara Seruling Selatan

Karya : Liu Yan Cang

Terjemahan : Liang Yi Shen


Sebuah keluarga yang sedang bepergian naik perahu, di sebuah selat diserang 3 orang penjahat yang berhasil membunuh ayah dari keluarga ini.

Ternyata pembunuhan ini sudah di atur oleh anak perempuannya yang berumur 15-16 tahun, yang bernama Lok Lian, diam-diam dia sudah menjadi istri kepala penjahat, selanjutnya kepala penjahat yang masih muda inipun bermaksud memperistri ibunya dan membunuh anak laki-lakinya yang masih berumur 5-6 tahun.

Dengan nekad ibu anak laki-laki yang bernama Lok Hoo, berhasil menceburkan anak laki-lakinya ke dalam sungai, berharap dia bisa menyelamatkan nyawanya.

Lok Hoo di selamatkan sebuah keluarga baik, tapi ternyata merupakan keluarga salah seorang penjahat ini, dan ayah penjahat itu tahu anaknya bermaksud membunuh Lok Hoo. Dalam keadaan bahaya seorang pendekar yang bernama Siau Ping menggunakan senjata kecapi berhasil menyelamatkan Lok Hoo.

Sampai berumur 17 tahun Lok Hoo belajar silat pada Siau Ping, setelah kepandaiannya cukup dia mulai mengembara dengan membawa kecapi sebagai senjatanya, dia mencari pembunuh ayahnya dan mencari ibunya..

Selain mencari pembunuh ayahnya dan ibunya, ternyata masih ada cerita menarik lainnya, seperti ada manusia yang tidak mempunyai tangan tapi menggunakan kaki seperti layaknya tangan dan mempunyai ilmu yang hebat. Ada tokoh yang menggunakan suaranya seperti kokok ayam bisa menyerang jantung lawannya hingga pecah, dan ada tokoh yang menggunakan papan besi jika diadukan mengeluarkan suara dahsyat bisa menghancurkan musuhnya. (sumber : http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

Oct 19, 2010

PENDEKAR SAKTI Dari LEMBAH LIAR

Karya: Liu Can Yang
Disadur: Liang J Z

Sin Ciu Sam Coat (3 pendekar wahid) dunia persilatan dikepung oleh orang-orang yang bertopeng untuk mendapatkan benda pusaka Pouw Long Tui . Menyisakan seorang anak tunggal dari salah seorang anggota Sin Ciu Sam Coat yang dididik oleh orang pertama dari Sin Ciu Sam Coat yang berhasil lolos untuk membalas dendam kematian orangtuannya.

Dalam pengembaraannya membalas dendam Pek Soh Ciu berbekal pusaka Pouw Long Tui (sebuah senjata berbentuk bor) yang sangat mengerikan, yang sekali dilepaskan bisa membunuh ratusan orang sekaligus. Dikarenakan terkena racun jahat tanpa sadar ia telah memperkosa anak gadis seorang Pejabat Kerajaan, seorang gadis yang sangat cantik, pandai meramal & cerdik seperti Cukat Liang. Demi menebus dosanya terhadap gadis itu dia diharuskan mengikuti apa kemauan sang gadis termasuk disuruh menjadi suaminya ???

Dikarenakan ketampanannya pula seorang wanita yang berjuluk Leng-bin-sin-ni (nikoh bermuka dingin) yang ilmunya lebih tinggi dari Pek Soh Ciu dan berumur jauh lebih tua darinya disikatnya juga menjadi istrinya……

Download E-book