Sebuah situs pribadi untuk para penggemar novel cerita silat mandarin, dan kumpulan ebook motivasi...
Feb 23, 2013
TELAPAK SETAN
Feb 13, 2013
Panji Sakti Lambang Naga
Feb 11, 2013
Pendekar Bayangan Setan & Misteri Bayangan Setan
Dec 29, 2012
RAHASIA HIOLO KUMALA
NERAKA HITAM
(lanj. rahasia hiolo kumala)
Sep 20, 2011
PEDANG BERKARAT PENA BERAKSARA
May 2, 2011
ANAK PANAH PELUKA HATI
Bisakah manusia dengan ambisi sebesar Pek Jau-hui selamanya hidup teralingi bayang-bayang kebesaran nama Ang sui to So Bong-seng?
Pek Jau-hui si "hati yang ingin terbang, selamanya tak bisa mati" demi mencapai ambisinya menjadi manusia nomor satu dikolong langit berniat menyingkirkan saudara angkatnya.
Kalau didunia ini sudah ada Pek Jau-hui kenapa harus ada So Bong- seng? Logikanya simpel, selama So Bong-seng masih bernafas, Pek Jau-hui akan selalu menjadi nomor dua. Oleh karena itu, Pek Jau-hui harus membinasakan So Bong-seng, dan oleh karena itu jg So Bong-seng mutlak harus mati.
Saudara? Apakah arti saudara? Setipis itukah makna saudara bagi Pek Jau-hui? Yang jelas pertarungan hidup mati Pek Jau-hui-So Bong-seng tak terelakkan lagi.
Bagaimanakah hasil pertarungan tersebut? Siapa unggul? siapa asor? Lalu, bagaimana dengan adik ketiga mereka, Ong Siau-sik? Bagaimana dia harus bersikap? kemana dia akan memihak?
Mendengar kabar tentang pertarungan kedua saudara angkatnya, Ong siau-sik segera kembali ke kotaraja setelah buron bertahun-tahun. Ia mendirikan pagoda belalai gajah untuk menuntut keadilan bagi so bong-seng. Sekali lagi, pertarungan hidup-mati antara dua orang yang pernah mengangkat sumpah sehidup-semati dibawah nama saudara tak terelakkan.
Bermaksud baik untuk meredakan pertikaian antara dua saudara angkat, Un-gi mendatangi hong-yu-lo dan mencari pek jau-hui untuk bertindak sebagai penengah, tapi langkahnya itu justru berakibat fatal, tiga kekuatan besar di kotaraja mempercepat rencananya untuk melakukan pertarungan sengit.
Darah tercecer, jiwa melayang, sekali lagi kotaraja menjadi saksi bisu keserakahan ambisi manusia akan kekuasaan......
Apr 30, 2011
TOMBAK KECANTIKAN
Perdana menteri Coa keng menitahkan ong siau-sik untuk menghabisi Cukat sianseng. Titah yg tidak bisa ditawar-tawar lagi, Cukat siangsing tewas, atau Kim hong si yu lau akan dibasmi sampai keakar-akarnya. Tidak ada jalan lain lagi bagi Ong siau-sik, demi loyalitas dan rasa setia kawan, tidak bisa tidak Cukat siangsing harus dan musti mati.
Akan tetapi, benarkah semua jalan keluar telah tertutup bagi Ong siau- sik? Yang jelas hasil dari operasi ini adalah kegagalan total, bukannya Cukat siangsing yang tewas, malah komplotan perdana menteri Coa keng yang paling setia, Hok Tiong-su termusnahkan dan Ong siau-sik harus buron selama 3 tahun.
Belum patah arang, sekali lagi perdana menteri Coa keng melancarkan operasi untuk menghabisi Cukat siangsing. Kali ini ia mengutus Goan Capsa Heng sebagai algojo. Bentrokan besar tak terhindarkan, pertumpahan darah tak terelakkan, pertarungan habis habisan terjadi antara Lak-hap Cing-liong yang diutus Goan Capsa Heng melawan Thian- ie kisu dan 4 opas yang dikirim Cukat sianseng.
Siapa unggul? Siapa asor? Keduabelah pihak sama-sama menderita kerugian yang harus dibayar dengan jiwa rekan mereka. Goan Capsa Heng sendiri terluka parah oleh tusukan tombak Kecantikan milik Cukat sianseng, hingga menderita cau-hwee-jip-mo.
Habis manis sepah dibuang, dalam perjamuan yang diadakan Coa Keng, ia meracuni Goan Capsa Heng. Menggunakan kesempatan itu, Cukat sianseng menyelamatkan Ong siau-sik yang sudah divonis hukuman mati.
Secara iklas dan puas Goan Capsa Heng mati diujung pedang Ong siau- sik, bahkan ia menyerahkan kitab silat "anak panah peluka hati" kepadanya.
PEDANG AMARAH
Lui Tun menyaksikan udara makin hari makin bertambah dingin, jari jerami tangannya yang ramping dan putih bagaikan salju seakan terendus kembali udara segar bercampur bunga bwee. Penyakit yang dideritanya adalah musim dingin yang membeku atau musim semi?
Siapakah yang dapat menggambarkan perasaan hati Lui Tun?Dipermainkan oleh nasib, diombang-ambing oleh perasaan cinta dan juga dendam. Ang siu to So Bong-seng, Locu dari Kim-hong-si-yu-lau, seseorang yang pernah dicintainya sepenuh hati bahkan merupakantunangannya, sekarang adalah pembunuh ayahnya.
Satu yang pasti, hatinya kini telah mantap, keputusan telah diambil, SoBong-seng hanya boleh sakit, tak boleh mati. Sebab dia ingin dan harusmembunuhnya, membunuh dengan tangan sendiri. Didunia ini, hanya dia seorang yang berhak dan layak menghabisi nyawa So Bong-seng.
Menyadari perbedaan pandangan serta prinsip yang semakin meruncingantara dirinya dengan Pek Jau-hui yang dapat berakibat terhambatnyakemajuan kim-hong-si-yu-lau, Ong siau-sik memutuskan untuk kembali ke balai pengobatan Jau-sik-cay, mengabdikan dirinya untuk mengobatirakyat kecil.
Secara kebetulan Ong siau-sik bertemu dengan Coa Keng, perdanamenteri yang paling berkuasa di kerajaan waktu itu. Dengan ancamankelangsungan hidup kim-hong-si-yu-lo, ia dipaksa melakukan sebuahrencana busuk yakni melakukan sebuah pembunuhan, pembunuhan yang mau tidak mau harus dia lakukan, demi kedua saudara angkatnya, demi Kim-hong-si-yu-lau, pembunuhan yang akan menggemparkan kotaraja........
Golok Kelembutan
Kata Pengantar:
Apr 21, 2011
MANUSIA SERIGALA
Hikmah Pedang Hijau
Mar 11, 2011
Seri : Rahasia Kunci Wasiat
Feb 11, 2011
BU TONG IT KIAM
GOLOK BULAN SABIT
Feb 10, 2011
Bunga Pedang Embun Hujan Kanglam
Feb 9, 2011
DENDAM SEJAGAT
Feb 4, 2011
SARANG PERJUDIAN
Di dalam dunia persilatan terdapat sebuah Sarang Perjudian yang misterius, pemilik sarang perjudian ini adalah seorang lo-sianseng dan seorang lotaytay (nyanya tua), jejak mereka sangat misterius tapi memiliki pengaruh serta kekuatan yang luar biasa hebatnya, rasa ingin tahu yang besar serta jiwa nyerempet bahaya seperti anak muda. Oleh karena itulah bukan saja mereka mau menerima pelbagai taruhan yang aneh2, bahkan mau menerima barang taruhan bentuk apapun.
Yaitu duel antara Si Ti-ing melawan Liu Ceng-ho, yang dipertaruhkan adalah uang emas berjumlah limaratus laksa tahil emas murni.
2. Memperebutkan Gigi Serigala
Menurut kabar angin, Siau Cap-it-Long mempunyai hubungan akrab dengan kawanan serigala. Apabila serigala kehilangan taringnya, dapat mengakibatkan ia mati karena kelaparan. Oleh karena itu Siau Cap-it-Long sering pergi ke gunung yang terpencil untuk menemukan serigala2 kelaparan dan membuatkan taring2 palsu untuk mereka. Kali ini yang menjadi hadiah taruhan adalah taring palsu tersebut. .
3. Perburuan
4. Mempertaruhkan diri sendiri
Selama ini Pok Ing adalah tokoh yang paling kesohor dalam dunia persilatan, Dia memang seorang penjudi, setiap saat setiap waktu siap menerima tantangan dari manusia macam apa pun dan perjudian macam apapun. Yang membuat orang menaruh perhatian atas pertaruhannya kali ini adalah karena dia telah memasukkan diri sendiri sebagai salah satu barang taruhan. Dalam pertaruhan kali ini, bukan saja dia bertindak sebagai bandar, bahkan barang taruhan dan benda yang dipertaruhkan adalah diri sendiri.
Pertaruhannya adalah Pok Ing harus menyiapkan perahu dan segala peralatan yang diperlukan dan segera berlayar menuju ke negeri Hu-siang (Jepang), asal dalam tiga puluh hari ia dapat kembali ke Tiongkok dalam keadaan selamat, dialah yang akan menjadi pemenang dalam taruhan ini. Seperti buku karangan Gu Long lainnya di setiap episode selalu menghadirkan misteri dan kejutan. (http://ebook-gratis-kirara.blogspot.com)













