Showing posts with label Gan KL. Show all posts
Showing posts with label Gan KL. Show all posts

Feb 23, 2013

Pendekar Hina Kelana


Siao Go Kangow
Karya: Chin Yung / Disadur: Gan KL
images (1)
Pendekar Hina Kelana mengisahkan pertarungan antara perguruan yang katanya aliran lurus yang diwakili oleh Wu Yue Jian Pai (Persatuan Lima Gunung Perguruan Pedang) yang terdiri dari Song Shan, Tay Shan, Hen Shan, Hua Shan dan Heng Shan dengan aliran sesat yang diketuai oleh Dong Fang Bu Bai yang berubah menjadi wanita jadi-jadian cuma hanya untuk mempelajari ilmu silat tinggi.
Para aliran lurus tidak segan-segan untuk membunuh anggotanya jika ada yang berhubungan dengan aliran sesat. Tetapi benarkah yang lurus itu lurus dan yang sesat itu sesat? Demi mencapai tujuan, orang-orang dari aliran lurus juga tak segan menghalalkan segala cara, diantara ketuanya juga punya intrik masing-masing untuk menjadi pemimpin aliran lurus.
Tokoh utama cerita ini adalah Linghu Chong salah satu murid utama dari perguruan Hua Shan, setelah patah hati dari adik seperguruannya, malah menjalin hubungan asmara dengan gadis suci aliran sesat, berteman dengan seorang pemerkosa wanita Tian Bo Guang tetapi malah mewarisi ilmu pedang yang tak terkalahkan Dugu Jiu Jian.
Dalam petualangannya ternyata Linghu Chong yang dikhianati oleh orang -orang terdekatnya.
Upaya Linghu Chong untuk memberi perdamaian pada dunia persilatan amatlah sulit, intrik, pengkhianatan, penghormatan terhadap bekas gurunya, menjadikan semuanya berliku-liku namun tetap mengasyikkan untuk dinikmati.
Cerita ini sangat populer dan sering diangkat ke layar film, dalam versi layar lebar dengan judul Swordman 2 yang perankan oleh Jet Li.

PEDANG HATI SUCI


Soh Sim Kiam


 Karya : Chin Yung / Disadur : Gan KL

Soh Sin Kiam 8

Berkisah tentang Tik
 Hun, seorang pemuda desa yang hidup tenang bersama gurunya, Jik Tiang-hoat, dan putri gurunya, Jik Hong. Pada awal cerita mereka diundang untuk menghadiri perayaan ulang tahun kakak seperguruan Jik Tiang-hoat, dan di sanalah semua permasalahan dimulai.
Novel ini tidak terlalu panjang, hanya 11 jilid dengan total 532 halaman, dan karenanya tidak banyak petualangan yang dialami Tik Hun. Hanya ada dua konflik besar di dalam cerita ini yang, tidak seperti plot rumit dalam trilogi Chin Yung, nyaris tidak berhubungan satu sama lain, setiap konflik punya tokoh jahat dan tokoh wanitanya masing-masing. Hampir terasa seperti membaca dua cerita. Aneh.
Konflik pertama terkait dengan judul buku ini, nama sebuah ilmu pedang yang diperebutkan oleh Jik Tiang-hoat dan kedua saudara seperguruannya. Ilmu ini unik karena nama-nama jurusnya didasarkan pada baris-baris puisi. Sayangnya, aku tak tahu apa-apa tentang puisi Cina. Andaikan tahu, tentunya lebih bisa menikmati. Di antara semua puisi yang disebut, hanya satu yang kukenal karena di milis tjersil pernah dibicarakan, termasuk oleh suami.
Rindu d’Hening Malam (Li Bai)
Cahaya rembulan depan pagar perigi
Sudahkah embun beku, menutupi bumi
Dongakkan kepala, rupanya terang bulan
Waktu menunduk, terkenang kampung halaman
Selain ilmu pedang, ternyata Soh-sim-kiam juga menyimpan suatu rahasia lain, sehingga orang lain di dunia persilatan turut mengincar kitab silat tersebut, beserta kunci teorinya.
Hiat-to-bun
Konflik kedua adalah keterlibatan Tik Hun dengan Hiat-to-bun (Perkumpulan Golok Berdarah) yang jahat, yang menimbulkan kesalahpahaman sehingga para pesilat menyangkanya orang jahat juga.
Aku membaca bagian ini dengan dua perasaan bercampur. Pertama, sebal karena situasinya sedemikian rupa sehingga Tik Hun tak mampu berbuat apa-apa untuk menyangkal tuduhan ataupun meluruskan kesalahpahaman. Kedua, sedikit kagum karena aku teringat pada cersil karangan sendiri yang memiliki konflik serupa (tokoh utamanya disangka jahat), tetapi kesalahpahaman kubuat tidak sehebat yang disusun Chin Yung, hehe.
Kesan
Secara keseluruhan, buku ini lumayan juga, ada bagian yang hambar, tetapi ada juga bagian yang menarik..
Dari sisi ilmu silat, agak menyebalkan bahwa selama setengah cerita ilmu Tik Hun tidak berkembang, bahkan sampai harus menuruti orang jahat untuk bertahan hidup. Saat dia sudah lebih lihai pun, ilmunya tidak terlalu dimanfaatkan dengan seru, huh-huh.
Dari sisi cerita, dalam paruh novel pertama, satu-satunya bagian yang kusuka hanyalah cerita Ting Tian tentang kisah cintanya dengan Leng Siocia. Sangat menyentuh bahwa pada bulan-bulan pertama mereka hanya berinteraksi melalui bunga yang ditaruh Leng Siocia di balkon.
Di tengah-tengah cerita, di jurang bersalju saat tinggal empat orang yang tersisa (Tik Hun, Hiat-to Lo-co, Hoa Tiat-kan, dan Cui Sing) dan tidak bisa ditebak bagaimana keadaan akan bergulir, barulah cerita terasa seru, dan terus berlanjut sampai akhir buku, yang membuatku terjaga sampai jam dua malam untuk menamatkannya. (source; http://femmy.multiply.com/)

Feb 13, 2013

Pendekar Negeri Tayli


Thian Liong Pat Pou

Karya: Chin Yung  /  Disadur: Gan KL

Buku silat antik Gan KL Pendekar Negeri Tayli 2
Pendekar Negeri Tayli merupakan sebuah karya cerita silat berkualitas tinggi yang sangat menunjukkan pengetahuan Jin Yong yang luas dan mendalam.
Sebelum Pendekar Negeri Tayli, Jin Yong menggunakan Konfusianisme menjelaskan ilmu silat. Mulai dari Chen Jialuo, Sin Tjie, hingga Kwee Ceng, Boe Kie, baik secara inisiatif atau pasif, memiliki perasaan mengabdi pada negara. Penulis menggunakan tokoh Kwee Ceng yang cinta tanah air untuk menunjukkan sudut pandang penulis sendiri. Hingga pada Pendekar Negeri Tayli dipublikasikan, Jing Yong menggunakan “belas kasih” Buddhisme mencerahkan pembacanya, hal ini menambahkan maksud filosofi dan pemikiran mendalam pada cerita silat.
Pada Pendekar Negeri Tayli ada 3 tokoh utama yaitu Duan Yu, Qiao Feng, dan Xu Zhu. Yang satu pangeran, yang satu pahlawan, yang satu biksu. Identitas 3 orang ini tidak sama, pengalamannya tidak sama, sifatnya tidak sama tetapi muncul pada panggung yang sama, digabungkan dengan baik, saling kontras, menambah perbedaannya, juga mengalir dengan lancar. Teknik struktur dan penggambaran tokoh semacam ini menciptakan teknik narasi baru pada cerita silat.
Pendekar Negeri Tayli adalah sebuah cerita komedi-tragedi yang berhasil.
Ada tragedi tetapi komedi:
Wanita yang dicintai Duan Yu ternyata adalah adiknya, tetapi ibunya Dao Baifeng mengatakan ayah kandungnya adalah Duan Yanqing dan bukan Duan Zhengchun.
Xu Zhu mengalami banyak penderitaan, tetapi tidak sengaja mampu menemukan rahasia permainan catur.
Xiao Yuanshan dan Murong Bo bermusuhan selama bertahun-tahun, saling bertempur, mendapatkan petunjuk biksu tak bernama, kemudian hidup kembali, dan menjadi pengikut Buddha.
Jiu Mozhi mengejar kekuasaan, memperoleh penderitaan, kemudian mendapat pencerahan, dalam sumur berlumpur menjadi pengikut Buddha.
Duan Yanqing dari kaisar jadi pengemis, ketika akan membunuh Duan Yu, ternyata Duan Yu adalah anak kandungnya.
Ada yang komedi tetapi tragedi:
Qiao Feng adalah Ketua Kaypang, posisi yang hebat! Kemudian mengetahui kondisi sebenarnya, dipermalukan orang-orang, tidak sengaja melukai kekasihnya A Zhu.
Duan Zhengchun menyebar cinta di sana-sini, tidak terduga istrinya sendiri Dao Baifeng, yang marah dan cemburu, berselingkuh, anaknya sendiri ternyata adalah hasil hubungan istrinya dengan orang lain.
Bahasa Wu milik A Bi sangat menyentuh, dengan A Zhu mempermainkan biksu jahat, akhirnya sambil bercucuran mata menemani Tuan Murong yang sudah menjadi gila.
Murong Fu ingin menjadi raja, juga ada Wang Yuyan, wanita cantik yang memujanya, kemudian menjadi gila, akhirnya mengunakan mahkota kertas disembah anak-anak dan berkhayal menjadi raja.
Jadi bisa dilihat, Pendekar Negeri Tayli menulis silat (wu), menulis pendekar (xia), menulis orang (ren), menulis cinta (qing), sangat luar biasa. Membaca cerita silat tidak membaca Pendekar Negeri Tayli, benar-benar penyesalan besar.
Pendekar Negeri Tayli masih ada hal indahnya: Duang Yanqing karena mendapat penghinaan, selalu melawan Duan Yu, selalu ingin membunuh Duan Yu, ketika keinginannya akan tercapai, baru mengetahui orang yang ingin dilukainya ternyata adalah anaknya sendiri, filsafat semacam ini bukankah harus dipertimbangkan?
Kekurangan cerita ini, judul asli Tian Long Ba Bu (8 Naga Langit) menunjukkan 8 tokoh yang mana? Penulis tidak menjelaskannya. Ini yang pertama. Yang kedua, Pendekar Negeri Tayli tokoh paling menariknya adalah Duan Zhengchun, dan merebut banyak adegan Duan Yu, jadi tokoh tambahannya melebihi tokoh utamanya. Yang ketiga, cerita Pendekar Negeri Tayli berkembang, tetapi cabang ceritanya terlalu banyak, dan agak sedikit longgar. 3 hal ini walaupun hal kecil, tetapi sudah menempatkan cerita ini di bawah Hina Kelana. (sumberhttp://bukusilat.wordpress.com)

Feb 11, 2013

Rencana Pendekar


Imbauan Pendekar
Karya: Khu Lung / Disadur: Gan KL
Renjana Pendekar
Ji Pwee Giok menyaksikan ayahnya yang sudah mengasingkan diri dari dunia persilatan meninggal dibunuh orang, kemudian ayahnya hidup lagi,paman-pamannya yang sudah matipun bisa hidup lagi. Menyaksikan adanya keganjilan atas peristiwa tersebut ia melarikan diri dan bersembunyi menghindari kejaran dari suatu kekuatan besar yang misterius, bersembunyi disebuah perkampungan yang aneh sampai ia harus mengoperasi wajahnya dan namanya pun diganti.
Walaupun belum diketahui pasti siapa yang menjadi pengarangnya, ceritanya sangat enak bagus untuk dibaca.

AMANAT MARGA


Hu Hua Ling

Karya : Khu Lung / Disadur : Gan KL
 Amanat Marga
Put-si-sin-liong ( si naga sakti tak termatikan), Liong Po-si yang merupakan pendekar paling sakti rimba persilatan kala itu, sebelum menghilang secara misterius, menitipkan sebuah peti mati yang sudah belasan tahun berasa disisinya kepada Lamkiong Peng muridnya yang kelima. Walaupun merasa aneh Lamkiong Peng menerima amanat terakhir gurunya untuk menjaga peti mati itu dengan taruhan nyawanya.
Karena suatu peristiwa tiba-tiba peti mati itu terbuka, ternyata dalam peti tersebut berisi seorang wanita yang sangat cantik bak bidadari yang pada belasan tahun terkenal dengan nama Leng-hiat Huicu (puteri berdarah dingin)  yang konon merupakan seorang iblis wanita yang dicari-cari oleh para pendekar untuk dibunuh.
Walaupun Lamkiong Peng sudah mengetahui bahwa dengan melindungi isi dari peti itu yaitu wanita cantik tersebut, ia harus menjadi musuh para pendekar aliran lurus, karena ketaatannya terhadap perintah suhunya membuatnya harus menerima resiko tersebut. 
Dalam kehidupan asmaranya ia harus diperhadapkan dengan dua orang gadis yaitu Leng Hiat Hui Cu, dan Yap Man Jing murid dari musuh besar gurunya, disamping perjalanannya mencari pulau Cu Sin (para dewa) yang konon merupakan tempat suci dunia persilatan selain Siauw Lim Pay.

Jan 7, 2013


Wu Lin Ba Zhu
Karya: Khu Lung
Disadur: Gan KL

Kehidupan yang dialami Hui Giok hanya penderitaan, ayah ibunya dibunuh orang, sekarang hanya menumpang hidup dirumah orang, ditempat itu juga ia selalu direndahkan orang sampai suatu ketika ia kemudian kabur karena tidak tahan dihina, dalam pengembaraanya pun selalu dianiaya orang sampai  bisu dan tuli.
Tapi namanya kehidupan seperti roda yang berputar ada saatnya dibawah pasti berputar keatas, habis gelap terbitlah terang. Suatu ketika tanpa disengaja dikarenakan sebuah lukisan ia akhirnya di daulat sebagai bengcu kaum lioklim daerah selatan, mendapatkan kitab Hay Thian Pit Kip (kitab pusaka langit selatan), dan karena keluhuran budinya pulalah bisa melumerkan hati  tokoh-tokoh  sakti bahkan yang jahat sekalipun.

May 5, 2011

Rahasia Peti Wasiat

Disadur : Gan K L
Diceritakan adanya perebutan peti wasiat yang katanya berisi peta harta karun seorang gembong penjahat yang dikabarkan telah meninggal terbunuh. Dalam perebutan itu terlibat seorang pensiunan detektif pemerintah, yang pada akhirnya ternyata adalah seorang ....

Terlibat pula istri dan adik sang gembong iblis penjahat dalam perebutan peta harta karun itu. Dua orang pemuda yang mestinya tidak ada sangkut-paut dengan peti wasiat itu menjadi terlibat dalam intrik perebutan tersebut.


Mar 6, 2011

Pedang KIRI Pedang KANAN

Disadur: Gan KL 


Tang Wan, Lam Han, See Koan, Pak Cay adalah empat kekuatan besar yang sangat yang terkenal yang menguasai daerahnya masing-masing selama ratusan tahun. Disaat pertemuan 4 jago itu untuk merundingkan ilmu silat, Leng Hiang Cay Cu dari Pak Cay dengan ilmu ciptaannya yang baru Siang Lui Kiam Hoat (Ilmu Pedang kanan kiri) berhasil mengalahkan dengan mudah jago ketiga aliran tersebut sehingga dikeroyok oleh ketiga jago dari aliran tersebut, walupun berhasil melarikan tetapi dikarenakan lukanya yang parah ia akhirnya meninggal dunia. 

Akhirnya Ilmu tersebut didapat oleh sepasang kekasih tetapi dikarenakan ketamakan mengakibatkan kedua sejoli tersebut bertengkar yang pada akhirnya mengakibatkan tangan mereka masing-masing menjadi buntung setengah, mereka akhirnya berpisah dengan mendapatkan Siang Lui Kiam Boh yang tidak lengkap, dikarenakan kitab itu terbagi dua yaitu pedang kiri & kanan. 

Kisah selanjutnya berkisah tentang perjalanan hidup seorang kacung dari Kongcu (Tuan Muda) bernama Soat Peng Say yang diangkat murid oleh Tio Tay Peng yang mendapatkan kitab Pedang Kanan sebab disangka ia adalah anaknya dari kekasihnya yang kebetulan bermarga Soat juga. 

Catatan: Sepertinya beberapa bagian dari cerita ini di cangkok dari “Pendekar Hina Kelana” karya Chin Yung, yaitu bermula dikisah tentang anak murid Lam Han yang menolong seorang Biksu Wanita yang hendak diperkosa oleh seorang penjahat cabul dari Mo kau, da persahabatan sejati antara seorang tokoh golongan putih dan seorang Tiang Lo dari Mo Kau dan terciptanya lagu Hina Kelana….. jadi sepertinya ini bukan cerita asli apalagi pengarangnya tak diketahui……

Feb 2, 2011

KUDA BINAL KASMARAN

Seri 7 Senjata:

6. Kuda Binal Kasmaran (Quan Tou)

Karya : Khu Lung / Disadur : Gan KH

Hidup Siau Ma alias Si Kuda Binal berantakan sejak ditinggal pergi Siau Lin, kekasihnya. Tanpa banyak pertimbangan, Siau Ma setuju untuk mengawal gadis kaya-raya bersama adiknya yang sakit-sakitan untuk berobat ke Se ek. Perjalanan harus melewati Long-san (gunung serigala) untuk menghemat waktu.

Siau Ma segera mengumpulkan rekan-rekannya. Thio-gong cu, si tuli bertelinga tajam yang sangat jago membaca gerak bibir, Lo-bi si pecundang yang berjiwa nekat dan Siang bu-gi, jago pedang yang suka menguliti manusia.Begitu menginjakkan kaki di Long-san, mereka dihadang dan diserang oleh banyak kelompok serigala tanpa ampun. Dari serigala malam yang sadis sampai serigala siang yang jauh lebih sadis. Mereka harus menghadapi beberapa rintangan sulit. Ditambah lagi Si Kuda Binal harus memilih menyelamatkan nyawa orang yang dicintainya atau nyawa teman-temannya. (sumber : http://ebook-gratis-kirara.blogspot.com)

Feb 1, 2011

Pendekar 4 Alis - PERKAMPUNGAN HANTU

6. Perkampungan Hantu

Karya: Khu Lung / Disadur: Gan KL

Tokko Bi membawa Liok Siau-hong menuju Perkampungan Hantu. Rupanya ada sindikat rahasia yang bersedia menampung para penjahat yang nyawanya terancam karena diincar Jui-soat, misalnya. Tak seorang pun yang bisa lolos dari sambaran pedang kilat, kecuali Liok Siau-hong tentunya. Bayaran yang diminta untuk kontrak mati itu sangat mahal. Kontrak mati dan lokasi perkampungan misterius itu pun sangat dirahasiakan. Tak heran, nama Perkampungan Hantu tidak dikenal di dunia persilatan. Yang ajaib ternyata Yap Koh-hong juga orang dalam perkampungan tersebut.

Karena Siau-hong tidak memiliki kontrak mati dengan pihak Perkampungan Hantu, maka ia dilarang masuk. Namun karena usaha Tokko Bi dan bantuan seseorang misterius, akhirnya ia boleh masuk juga. Itu pun dengan ujian kecil terlebih dulu. Setibanya di perkampungan , ia disambut seorang gadis bernama Yap cilik yang ternyata adalah orang yang membantunya masuk. Setelahnya ia bertemu banyak tokoh kosen dunia persilatan yang seharusnya sudah mati.

Kita pun pasti mulai curiga apakah semua penderitaannya karena diuber-uber Sebun Jui-soat hanyalah skenario untuk menyelidiki Perkampungan Hantu? Sekali lagi kita harus ingat kalau jagoan kita yang sombong, brengsek, tapi juga baik hati ini adalah orang yang cerdik dan senang tantangan. Ia sama sekali tidak bodoh. Lagipula kelihatannya ia begitu tertarik pada Lau-to-pacu sang pemimpin perkampungan. Lelaki berpakaian kelabu dengan wajah tertutup topi caping itu sangat mengerikan karena ilmu kungfunya jauh di atas dirinya.

Pendekar 4 Alis - KEAJAIBAN NEGERI ES

5. Keajaiban Negeri Es

Karya: Khu Lung / Disadur: Gan KL

Keajaiban Negeri Es adalah lanjutan Rumah Judi Pancing Perak. Dalam kisah sebelumnya diceritakan bagaimana Liok Siau-hong alias Pendekar Empat Alis difitnah dan dijebak habis-habisan oleh Si Jenggot Biru sang pemilik Rumah Judi Pancing Perak. Untuk membersihkan namanya, Siau-hong harus menemukan kembali Lo-sat-pai, batu kemala pusaka agama Ma-kau yang sudah dicuri Li He, mantan istri Jenggot Biru dan dilarikan ke Rahasu.Serial kelima Pendekar Empat Alis diawali dengan tibanya rombongan Kah Lok-san di Rahasu. Rahasu yang juga disebut Lau-ok adalah sebuah tempat terpencil yang berlokasi di Utara, berdekatan dengan Siberia. Letak persisnya di atas Siong-hoa-kang (sungai bunga cemara) yang membeku tiap musim dingin tiba. Kota kecil di atas es ini mirip kota sungguhan.

Gawatnya, tak seorang pun tahu di mana Lo-sat-pai disembunyikan selain Li He. Namun Siau-hong yang bermata jeli berhasil menemukan batu kemala yang diincar banyak orang itu. Begitu berhasil, Swe-han-sam-yu langsung menagih Lo-sat-pai pada Siau-hong. Sayang batu kemala itu sudah dicuri salah satu perempuan berbahaya yang tersisa, tapi jagoan kita sama sekali tidak khawatir karena ia yakin Lo-sat-pai yang ditemukannya itu palsu.Tak perlu heran bila Keajaiban Negeri Es begitu konsisten menyuguhkan sambungan sepak terjang Liok Siau-hong dan mampu menghilangkan rasa penasaran yang menggunung usai membaca Rumah Judi Pancing Perak

DOWNLOAD E-book

Pendekar 4 Alis - RUMAH JUDI PANCING PERAK

4. Rumah Judi Pancing Perak

Karya: Khu Lung / Disadur: Gan KL

Diawali saat Liok Siau-hong bersama salah satu sahabatnya yang bernama Pui Giok-hui bertandang ke Rumah Judi Pancing Perak. Giok-hui adalah makhluk sejenis Siau-hong. Sama-sama tampan dan sangat suka menikmati hidup termasuk berjudi dan main perempuan. Begitu masuk ke dalam kasino mewah yang dimiliki kakak ipar Giok-hui itu, keduanya menjadi pusat perhatian seisi kasino kecuali seorang perempuan cantik yang tak acuh. Meski sudah diperingatkan Giok-hui, Siau-hong malah merasa tertantang untuk menundukkan perempuan yang dijuluki Gunung Es tersebut. Setelah mendapat tamparan keras dari perempuan yang bernama Ling Yak-sing itu, Siau-hong hampir menyerah. Tapi ia tidak bisa tinggal diam menonton Yak-sing disergap empat bertubuh besar. Sikap kepahlawanannya membuat Gunung Es mencair. Melihat perempuan dingin itu menjadi jinak, Siau-hong menurut saja saat hendak diajak ke kasino Pancing Emas dengan mata ditutup.

Liok Siau-hong tidak bodoh, tapi sangat suka tantangan yang menyerempet bahaya. Kadang ia terlalu percaya diri dengan kemampuan diri sendiri. Akibatnya ia terjebak dalam perangkap. Selama tiga hari tiga malam, ia disekap di sebuah tempat dalam kondisi tak sadarkan diri. Begitu sadar, berbagai masalah sudah menantinya. Gawatnya, semua masalah itu tidak ringan, semuanya kriminal. Dari pemerkosaan hingga pembunuhan. Ia tak hanya berurusan dengan polisi, tapi juga tiga tokoh kosen tua mengerikan.Namun bukan Liok Siau-hong namanya kalau tidak bisa kabur dari mereka. Ia tidak rela difitnah sekejam itu tanpa bisa membela diri. Ia bertekad tidak akan tertangkap sebelum dalang sesungguhnya terungkap. Penyelidikannya membawanya kembali ke Rumah Judi Pancing Perak. Ternyata tiga orang sudah menunggunya di sana.

Pui Giok-hui, si Jenggot Biru dan istrinya, Pui Giok-hiang alias Ling Yak-sing. Bisa diduga kalau mereka yang menjebak Siau-hong. Ketiga orang itu berjanji akan membersihkan nama Siau-hong asal ia mau membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi Si Jenggot Biru.Juragan kasino ini kehilangan Lo-sat-pai, sepotong batu kemala kuno yang merupakan benda pusaka Ma-kau, agama dari Barat. Lo-sat-pai sampai ke tangan Si Jenggot Biru setelah digadaikan oleh Giok Thian-po (putera mendiang Giok Lo-sat sang pemimpin Ma-kau) yang gila berjudi. Sialnya, Lo-sat-pai hilang dicuri Li He, salah seorang dari empat mantan istri Si Jenggot Biru. Masalah makin rumit setelah Thian-po mati terbunuh dan munculnya Swe-han-sam-yu, tiga tokoh kosen tua mengerikan yang ternyata tetua Ma-kau.Awalnya Liok Siau-hong menolak, tapi karena tidak ingin menghadapi Swe-han-sam-yu yang sudah menuduhnya membunuh Thian-po, ia terpaksa menemukan Lo-sat-pai bagi Si Jenggot Biru.

Di awal musim dingin, Siau-hong melakukan perjalanan menuju Rahasu di wilayah Utara yang sangat dingin, tempat di mana Li He dan ketiga mantan istri Si Jenggot Biru lainnya melarikan diri. Tapi ia merasa tenang biarpun terus dikuntit Swe-han-sam-yu. Ketiga kakek itu malah mengawal dan melindunginya karena sudah diyakinkan Si Jenggot Biru kalau hanya Siau-hong yang bisa merebut Lo-sat-pai kembali.Petualangan Pendekar Empat Alis kali ini diwarnai banyak perempuan berbahaya yang silih berganti mendatanginya. Setelah tertipu oleh Giok-hiang, ia lebih waspada. Ia tidak ingin tertipu lagi dan terlibat masalah dengan perempuan bersuami. Masalahnya ia mudah tergoda oleh perempuan cantik.Tak hanya perempuan yang menghampiri Siau-hong. Ternyata ada pihak-pihak lain yang juga menginginkan Lo-sat-pai sehingga sepanjang perjalanan ia mengalami penyerangan berkali-kali. Karena siapa pun yang memegang Lo-sat-pai berhak menjadi pemimpin Ma-kau. Padahal soal kehilangan Lo-sat-pai ini masih dirahasiakan dari umum.

Seperti biasa, kisah petualangan Pendekar Empat Alis tidak pernah mengecewakan para pembacanya. Kita dibuat penasaran apakah Liok Siau-hong akan tertipu atau diserang lagi. Dan meski jagoan kita ini brengsek, tapi kita tetap bersimpati padanya bahkan mengaguminya. Khu Lung berhasil menciptakan seorang tokoh yang manusiawi dan Gan KL berhasil menyadurnya dengan bahasa yang lincah.

DOWNLOAD E-book

Jan 30, 2011

Pendekar 4 Alis - DUEL DIANTARA JAGO PEDANG

3. DUEL DIANTARA 2 JAGO PEDANG

Karya: Khu Lung

Disadur: Gan K L

Boleh dibilang seri ketiga Pendekar Empat Alis ini adalah yang paling seru. Bayangkan, dua orang jago pedang terbaik di dunia persilatan yang sama-sama mempunyai jurus pedang secepat kilat yang hanya digunakan untuk membunuh dan sama-sama senang berpakaian putih-putih, beradu nyawa hanya untuk mengetahui siapa yang terbaik di antara mereka. Kedua jago pedang jumawa yang hendak berduel itu adalah Sebun Jui-soat dan Yap Koh-seng yang dijuluki Pek-in-sengcu. Siau-hong merasa sedih dengan rencana duel ini. Ia tidak suka melihat dua temannya saling bunuh. . Ia sadar, tak mungkin membujuk kedua pendekar angkuh itu untuk membatalkan duel. Apalagi rencana duel sudah diumumkan ke khalayak ramai.


Rencana duel maut ini sendiri sudah diundur sebulan atas permintaan Jui-soat dan lokasinya dipindah ke komplek istana kaisar, tepatnya di atas wuwungan ruang sidang kaisar. Tapi akibat pengunduran ini, puluhan nyawa melayang. Mereka adalah para petaruh besar. Semula Yap Koh-seng diunggulkan di pasar taruhan, tapi begitu ada isu ia terluka parah maka semua pun geger. Mereka yang tak rela hartanya habis mendadak, memilih membunuh petaruh yang menjagokan Sebun Jui-soat agar pertaruhan batal. Situasi makin kacau setelah makin banyak orang yang terbunuh. Ternyata ada udang dibalik batu dalam rencana duel ini. Sebuah rencana hebat untuk membunuh kaisar dan merebut kekuasaan telah disusun dengan memanfaatkan ajang duel ini sebagai kedok.

Pendekar 4 Alis - Kekaisaran Rajawali Emas

Seri “PENDEKAR 4 ALIS”

1. KEKAISARAN RAJAWALI EMAS

Karya : Khu Lung

Disadur : Gan KL

Dalam petualangan pertamanya, Siau-hong harus berurusan dengan Tay-kim-peng-ong, pewaris kerajaan negeri Kim (emas) yang tinggal dalam pengasingan di daratan Tionggan. Dengan cara memaksa, Tay-kim-peng-ong meminta bantuan Siau-hong untuk merebut kembali harta kerajaan yang dibawa kabur. Yang membawa kabur bukan orang sembarangan melainkan tiga sesepuh penting kerajaan Kim yang kini sudah berganti nama dan menjadi tokoh kosen dunia persilatan. Bahkan salah satu di antaranya adalah teman Siau-hong sendiri.

Pengembalian harta kerajaan Kim tidak mudah dilakukan karena ketiga tokoh kosen itu diperkirakan tidak akan mau menyerahkan harta di tangan mereka begitu saja. Belum lagi adanya keterlibatan Jing-ih-lau (loteng baju hijau), organisasi sejenis mafia. Organisasi rahasia ini terdiri dari seratus delapan lau (loteng) dan tiap lau terdiri dari seratus delapan anggota. Pemimpin Jing-ih-lau sangat misterius, tidak ada yang tahu siapa identitasnya dan di mana markas utamanya. Dicurigai salah satu dari ketiga sesepuh kerajaan Kim adalah pemimpin tertinggi Jing-ih-lau.Untuk membantu menjalankan tugas sulit dan berbahaya ini, Pendekar Empat Alis meminta bantuan teman-temannya. Yang pertama tentu saja Hoa Ban-lau, kemudian Sebun Jui-soat yang mengajukan syarat aneh dan Cu Ting yang masih puasa bicara dengan Siau-hong.

Kisah petualangan pertama Pendekar Empat Alis ini dibuka dengan perkenalan beberapa tokoh yang berhubungan dengan Liok Siau-hong meski ternyata tidak semuanya muncul. Karakter tokoh-tokohnya baik dari kalangan putih maupun hitam, menarik dan beberapa di antaranya benar-benar nyentrik, bahkan ada yang memiliki wujud ajaib. Namun tokoh yang paling memikat adalah Siangkoan Soat-ji. Gadis cilik ini ternyata mampu membuat Siau-hong yang banyak akal menjadi mati kutu.

Jan 28, 2011

Seri Pendekar Harum: LEGENDA BULAN SABIT

7. Legenda Bulan Sabit

Karya: Gu Long/Khu Lung
Disadur: Gan K L


Seri ke-7 dari petualangan Pendekar Harum Chu Liuxiang. Ceritanya dimulai ketika Chu Liuxiag menolong Jiao Lin yang mau mati dibunuh orang dan juga ia manyanggupi mambantu orang itu untuk menemukan anak perempuannya yang ciri-cirinya ada toh di bawah lehernya berbentuk bulan sabit. Sebuah toh yang terletak di bawah leher, “di bawah leher” biasanya berarti: di atas payudara! Seorang gadis yang berusia 18 tahun, sekalipun seorang idiot, juga tidak mungkin dengan sembarangan memperlihatkan bagian ini kepada orang ….(wah…berapa banyak ya baju anak gadis yang harus disingkapkan dadanya… )

Beberapa tahun ini, di sejumlah daerah pesisir Tingkok bagian tenggara sering ada bajak-bajak laut orang Jepang yang datang menyerang serta merampok, yang setelah berhasil langsung pergi menghilang. Seandainya pemerintah Tiongkok mengirim tentara dalam jumlah besar untuk menumpas mereka, pasti akan makan biaya yang luar biasa besar, serta dapat mengganggu rakyat. Apalagi bajak-bajak laut yang tak punya tempat tinggal tetap itu, belum tentu bisa dihadapi pasukan reguler.

Maka pihak pemerintah mengutus seorang duta istimewa, dengan identitas seorang pesilat, untuk menggabungkan para pesilat dari berbagai tempat, untuk menghadapi bajak-bajak itu. Kekuasaan orang ini amat besar, tangung jawabnya juga amat berat, rahasia identiasnya harus dijaga rapat-rapat, namun demi kunjungannya ke tempat2 pejabat setempat, mau tidak mau mesti membuat orang2 tahu bahwa ia adalah seorang dengan kedudukan yang tinggi sekali. Dalam keadaan demikian, maka pemerintah memberinya suatu anugrah dengan suatu alasan yang dibuat2, yaitu menjadikan anaknya sebagai putri raja. Walaupun ini hanya namanya saja, tapi sudah cukup membuat orang2 menaruh hormat pada mereka.

Secara berangsur-angsur para bajak laut telah ditekannya sampai hampir punah, namun pada saat itulah di laut tenggara mendadak muncul seorang gembong, yang lebih hebat dari ketua Perkumpulan Paus Ungu Hai Kuotian pada masa lalu, maka sejumlah kecil para bajak laut yang hampir punah itu terpaksa menjadi anak buahnya sang gembong yang bernama Shi Tianwang. Saat ini kekuatannya sudah tidak bisa dilawan lagi oleh si duta istimewa, demi untuk menentramkannya, si duta istimewa terpaksa menyanggupi pernikahan anaknya sendiri sebagai syarat gencatan senjata. Suatu kebijaksanaan yang diambil dalam keadaan yang terpaksa. Dasar Chu Liuxiang seorang yang romantis, tidak rela membiarkan seorang anak gadis menyia-nyiakan dirinya malah pergi untuk membunuh Shi Tianwang yang kemungkinan gagalnya lebih banyak dari berhasilnya.

Nah apakah hubungan antara si gadis bulan sabit, Si duta istimewa, Chu Liuxiang dan Shi Tianwang? Semuanya akan terang jika membaca buku ini. Apakah Chu Liuxiang berhasil membunuh Shi Tianwang? Cerita seri buku ini mirip dengan seri-seri lainnya yaitu mengetengahkan misteri di sepanjang ceritanya. Masih akan ketemu dengan para wanita yang sukarela digauli oleh Chu Liuxing dan setiap ketemu langsung melepaskan bajunya di depan Chu Liuxiang. Selain itu dia juga sering membantu orang yang akan mati, bahkan yang memang mau mati dengan kemauannya sendiri. Ini ada quote dari kalimat seseorang yang pingin mati setelah dikalahkan oleh Chu Liuxiang yang menunjukkan keheranannya karena malah diselamatkan oleh Chu Liuxiang...

Cuma yang agak sedikit aneh adalah Chu Liuxiang terkenal tidak pernah membunuh orang tetapi kenapa tiba2 dalam seri ini bisa terucap kata2 dari mulutnya mau membunuh orang ya..?

DOWNLOAD E-book

Seri Pendekar Harum: LEGENDA BUNGA PERSIK

6. Legenda Bunga Persik

Karya: Gu Long/Khu Lung
Disadur: Gan K.L


Seri ke-6 dari serial Pendekar Harum. Legenda Bunga Persik disini maksudnya bukan bercerita tentang bunga persik maupun manusia atau tempat yang bernama bunga persik tetapi diambil dari kalimat “mendapat rejeki bunga persik” yang dalam bahasa Tiongkok artinya: berkenalan lalu punya hubungan mendalam dengan gadis atau perempuan yang cantik...(mungkin maksudnya one night stand kali ya..)

Chu Liuxiang sekembalinya dari pulau kelelawar menghadiri pesta ulang tahun Nyonya Besar Jin. Nyonya besar Jin adalah seorang nenek tua yang paling beruntung di dunia, bukan saja orang paling beruntung, tapi dia juga tahu bagaimana menikmati keberuntungannya. Ia memiliki 10 anak laki2, 9 anak perempuan, 8 menantu laki2, 39 cucu dalam dan 28 cucu luar. Anak2 dan menantu2nya, ada yang menjadi pemimpin perusahaan ekspedisi, ada yang menjadi kepala polisi, ada yang menjadi ketua partai persilatan...boleh dikata tiada seorangpun yang bukan pesilat kelas wahid. Di pesta ulang tahun tersebut dia menanggung malu seorang perempuan yang kentut sewaktu mengucapkan selamat ulang tahun. Sebagai ucapan terima kasih, perempuan tersebut menawarkan apa saja sebagai balas jasa terhadap Chu Liuxiang. Sejak saat itu Chu Liuxiang selalu bertemu wanita cantik yang menawarkan dirinya (mendapat rejeki bunga persik) tetapi ujung2nya mau membunuh Chu Liuxiang.

Selain keluarga Jin, di dunia ini juga ada sebuah keluarga yang amat misterius, ada yang mengatakan bahwa mereka datang dari sisi langit, ada yang mengatakan bahwa mereka dari ujung laut, ada yang mengatakan bahwa mereka dari padang salju yang semua tetesan air telah menjadi es, ada yang mengatakan bahwa mereka dari padang belantara yang seekor burungpun tidak kelihatan, sebenarnya di dalam dunia ini sama sekali tidak ada orang yang tahu mereka datang dari mana. Ada yang berkata mereka bermarga Ma, ada yang berkata bahwa mereka tidak bermarga Ma, sebenarnya di dalam dunia ini sama sekali tidak ada orang yang tahu sesungguhnya mereka bermarga apa.

Chu Liuxiang harus bentrok dengan keluarga Ma untuk menyelamatkan wanita yang dicintainya. Sudah terbentuk semacam cerita legenda di dunia persilatan, bahwa Chu Liuxiang sama sekali bukan manusia, tapi adalah dewa, sekarang ia sudah berubah menjadi manusia biasa. Di atas langit dan di bawah bumi ini, Cuma ada semacam kekuatan, yang dapat merubah manusia biasa jadi dewa dan merubah dewa jadi manusia biasa yaitu: Cinta. Chu Liuxiang jatuh cinta?...Ya!

Apakah dia bisa menyelamatkan wanita yang dicintainya, apakah hubungan keluarga Ma dengan rejeki bunga persik yang didapat Chu Liuxiang? Semuanya akan terjawab dalam buku ini. Bagi yang mengikuti serial Pend. Harum dari seri-1 (maling romantis) sampai seri-5 (legenda kelelawar), bahasa terjemahan dalam buku ini akan terasa beda karena yang nerjemahin bukan lagi Gan KH dan Gan KL. Dan juga tidak lagi pake bhs Hokkian tapi pinyin. Saya pribadi lebih nyaman kalau istilah-istilahnya pake bhs Hokkian karena sudah kebiasaan sejak dulu pertama kali kenal dengan yang namanya cersil. Dalam buku ini akan banyak ditemukan kata-kata “lho”, “sih”, “dong”, “deh”…(lucu juga sebenarnya) tapi mungkin lebih baik kalau tidak semua kata-kata/istilah diterjemahkan sehingga malah buat bingung seperti dewi Kwan Im batu, tiada bunga, ibu air yin ji, burung huabi, guru besar kumei, tuan muda kelelawar. Ceritanya tetap menarik dan membuat penasaran, cuma diwalnya ada sedikit yang aneh, Jin Lingzi yang sudah mati di Legenda Kelelawar tiba2 muncul lagi.

Jan 26, 2011

Seri Pendekar Harum: LEGENDA PULAU KELELAWAR

5. Legenda Pulau Kelelawar

Karya: Khu Lung

Disadur : Gan K L


Chu LiuXiang bertemu lagi dengan Hu Thi Hua yang bercerita mengenai keanehan pada diri salah seorang kekasihnya, Ko A-lam anak murid Hua-shan yang tiba tiba mengacuhkan dirinya saat bepergian ditemani oleh gurunya, Koh Bwe Taysu. Koh Bwe Taysu adalah seorang beribadat berilmu tinggi, dan sudah tiga puluh tahun lebih dikabarkan tidak pernah turun gunung, tentunya berita yang mengagetkan apabila Koh Bwe Taysu ditemukan sedang melakukan perjalanan di dunia persilatan, terlebih ketika menurut Hu Thi Hua kalau Koh bwe Taysu malah sudah Hoan siok ( piara rambut ), pasti ada kejadian penting yang mengguncangkan dunia persilatan sehingga Koh Bwe Taysu keluar dan turun gunung melakukan perjalanan.

Chu dan Hu yang penasaran akhirnya mengikuti perjalanan dari arah tujuan Koh Bwe Taysu sehingga keduanya berada di kapal laut yang sedang berlayar entah kemana. Kali ini salah satu sahabat Chu dan Hu, yaitu Thio Sam yang terkenal dengan jaring emasnya turut serta berpetualang bersama Chu LiuXiang di atas perahu layar itu yang berlayar entah kemana,

Selama perjalanan, banyak kejadian aneh dan peristiwa pembunuhan yang terjadi di atas kapal tersebut. Di atas kapal layar itu, Chu bertemu dengan seorang nona yang tanpa diduga mahir memainkan jurus silat dari ilmu rahasia perguruan Hua-shan, belakangan diketahui kalau kitab pusaka perguruan Hua-shan yaitu, Jing-hong-cap-sah-sik telah hilang dicuri orang, dan rupanya itulah alasan mengapa Koh Bwe Taysu turun gunung.

Semakin lama berlayar, semakin aneh kejadian kejadian yang berlangsung di atas kapal itu, para penghuni di kapal layar itu ternyata adalah orang –orang cabang atas di dunia persilatan, belum lagi beberapa tokoh misterius yang belum terungkap identitasnya tapi kelihatan berilmu tinggi. Korban-korban pembunuhan misterius semakin banyak berjatuhan sedangkan keadaan jadi semakin misterius dan rumit ketika beberapa petugas polisi kerajaan yang sedang memburu buronan negara ikut bergabung menumpang.

Tidak lama, rombongan kapal layar itu bertemu dengan kapal lain yang berisi serombongan orang misterius yang dipimpin oleh seorang pemuda buta yang tidak kalah misterius dibanding dengan orang-orang yang sudah terlebih dahulu berada di kapal sebelumnya. Pemuda buta yang mengaku bernama Goan Sui-hun ini memiliki sejarahkeluarga yang menarik karena ia berasal dari perkampungan Bu-ceng San di Kwantiong yang sangat dihormati oleh seluruh insan persilatan, terutama setelah mendengar bahwa ia adalah putra dari Goan Tong-wan, pemimpin perkampungan Bu-ceng San yang paling di hormati di dunia persilatan.

Ternyata para penumpang kapal layar itu, semuanya mempunyai tujuan yang sama, mereka sedang menuju ke sebuah pulau misterius yang bernama Pulau Kelelawar, Piau Hok-to. Pulau yang di kabarkan menyimpan gua emas dan harta yang tak ternilai sehingga menjadi banyak incaran para insan persilatan.


Tiba di Pulau Kelelawar, para penumpang kapal dihadapkan pada kenyataan bahwa di pulau itu hakekatnya tidak ada satu pun kelelawar yang hidup, pulau itu tidak lebih dari sebuah bukit karang yang tandus, tiada bunga, tiada kehidupan, yang ada semenjak tiba di pulau itu mereka dihadapkan pada jebakan jebakan yang dipasang oleh majikan pulau itu untuk memperangkap dan membunuh mereka yang berani datang ke pulau itu. Satu persatu para pendatang kena dijebak dan dicelakai, termasuk Chu, Hu dan Thio Sam, bahkan salah satu diantaranya mengalami kejadian berat yang sangat memukul batin.

Keanehan lain di pulau itu adalah boleh dikatakan selain cahaya bulan dan bintang, hampir tidak ada sama sekali cahaya yang menerangi pulau ini, selama berada dipulau itu, mereka hidup dalam kegelapan tidak dapat melihat sesuatu apapun sama sekali, semacam orang buta saja.

Belakangan diketahui kalau pulau itu telah digunakan oleh sekelompok orang untuk berdagang jual beli, bukan barang yang mereka jual belikan akan tetapi beberapa barang pusaka, peta harta karun, kitab pusaka, racun tanpa penawar dan juga rahasia berbagai macam tokoh persilatan. Mereka yang datang ke pulau ini selain mereka ingin membeli berbagai macam pusaka ini, mereka juga ingin membeli rahasia mereka masing masing agar tidak bocor di dunia persilatan , karena jikalau bocor sudah dapat dipastikan nama besar mereka bisa rusak bahkan hancur dan seterusnya tidak bisa lagi hidup sebagai orang persilatan.

Apakah Chu LiuXiang dapat membuka rahasia mengenai pulau kelelawar ini? Apakah ada hubungannya dengan Goan Sui-hun, si pemuda buta dari Kwantung itu? Bisakah mereka selamat dari pulau rahasia itu? Dan rahasia rahasia apa yang dibawa oleh para pengunjung pulau kelelawar itu , serta bagaimana nasib Koh Bwe Taysu selanjutnya? (sumber : http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

Jan 23, 2011

Pengantar Serial Pendekar 4 Alis

Serial Pendekar 4 Alis

PENGANTAR

Konon Khu Lung menciptakan tokoh Pendekar Empat Alis (1976) karena begitu terpesona oleh film James Bond. Maka tak heran bila ada banyak kesamaan antara kedua tokoh tersebut. Keduanya cerdik, jago minum dan jago berkelahi. Keduanya juga berwajah tampan, bertubuh gagah dan playboy kelas kakap.

Bedanya, James Bond adalah agen rahasia yang dipersenjatai alat-alat canggih sedangkan Pendekar Empat Alis meski tidak pernah terang-terangan menyebut dirinya detektif, sering dimintai bantuan untuk memecahkan kasus-kasus aneh. Pendekar Empat Alis tidak pernah membawa senjata karena senjatanya adalah jari-jarinya yang ajaib. Tidak ada yang mampu mengalahkan ilmu jepitan jarinya. Ginkang-nya pun kelas satu.

Namun bisa juga dibilang kalau Pendekar Empat Alis adalah penyempurnaan tokoh Pendekar Harum (1968) yang juga diciptakan Khu Lung. Kedua pendekar ini sama-sama suka mencampuri urusan orang lain, berhidung belang, senang berjudi, hobi minum arak dan makan enak, berpakaian rapi, jago ginkang dan sama-sama benci membunuh.

Hanya saja, Pendekar Empat Alis kadang terpaksa membunuh sedangkan Pendekar Harum tidak pernah mau membunuh sejahat apa pun musuhnya.Nama asli Pendekar Empat Alis adalah Liok Siau-hong. Ia mendapat julukan aneh seperti itu karena bentuk kumisnya seperti alis. Ia orang yang humoris, easy going dan tidak sombong sehingga mempunyai banyak teman. Temannya dari berbagai kalangan, dari maling hingga tetua perguruan silat ternama.

Beberapa teman yang muncul dalam petualangannya :

- Hoa Ban-lau: si buta berhati lembut yang memiliki indera penciuman dan pendengaran yang luar biasa tajam ini adalah karib sejati Siau-hong. Saking akrabnya, Siau-hong mengajarkan ilmu jepitan jarinya padanya.

- Ban-lau Cu Ting: meski bukan saudagar, kawan Siau-hong sejak kecil ini sering dipanggil Cu-Lopan karena tubuhnya gendut seperti juragan kaya. Ia sangat malas bergerak dan tidak ada seorang pun yang bisa memaksanya bergerak termasuk istrinya sendiri. Tapi kalau sudah bergerak, ia bisa mencipta alat-alat ajaib. Boleh dibilang kejeniusannya tak kalah dari Leonardo DaVinci. Hubungannya dengan Siau-hong sedang mendingin, keduanya saling mendiamkan, tapi mau saling menolong bila dimintai bantuan.

- Lopannio: istri Cu Ting. Tidak dijelaskan nama aslinya. Yang jelas perempuan cantik ini sangat kesal pada suaminya yang kurang memperhatikan dirinya. Maka ia berusaha membuat suaminya cemburu dengan menemani Liok Siau-hong minum arak berduaan dalam kamar sebuah penginapan.

-Ho Siu: kakek teman minum arak Siau-hong. Walau hidupnya sederhana, tapi ia adalah orang terkaya dalam dunia persilatan. Hobinya mengoleksi barang-barang antik dan menikmati hidup.

-Sun-loya: informan Siau-hong. Pengangguran yang kerjanya mabuk-mabukan dan main perempuan ini adalah satu-satunya orang yang dapat berhubungan dengan Tay-thong dan Tay-ti (dua orang aneh yang bersembunyi di dalam gua gelap dan mengetahui rahasia apa saja).

-Sukong Ti-sing: pencuri profesional yang senang bertaruh dengan Liok Siau-hong. Cara kerjanya seperti pembunuh bayaran hanya saja ia mencuri bukan membun uh. Bayarannya sangat mahal. Ginkang-nya tidak kalah dari Siau-hong.

-Sebun Jui-soat: jago pedang yang sombong sampai nyaris tak punya teman. Jurus pedangnya hanya digunakan untuk membunuh. Bagi yang sudah membaca serial Pendekar Harum, karakter Jui-soat pasti mengingatkan pembaca pada It-tiam-ang, jago pedang yang juga teman Pendekar Harum. Keduanya sama-sama dijuluki si pedang kilat yang senang membolongi tenggorokan musuh. Tapi Jui-soat lebih tampan dan flamboyan dari It-tiam-ang. Pakaiannya selalu berpakaian putih-putih dan ia selalu meniup sisa darah musuh di pedangnya. (sumber: http://99cersil.blogspot.com)