Sebuah situs pribadi untuk para penggemar novel cerita silat mandarin, dan kumpulan ebook motivasi...
Feb 23, 2013
Kisah Membunuh Naga
Feb 18, 2013
Perguruan Sejati
Feb 16, 2013
Ilmu Ulat Sutera
Tian Chan Phien
Harpa iblis Jari Sakti
Liok Ci Kim Mo
Feb 11, 2013
Panji Hati Suci Matahari
May 8, 2011
Seruling Merana
Munculnya irama seruling yang menyedihan di dunia persilatan, terjadi tiga tahun terakhir ini.
Tidak ada seorangpun yang tahu siapa gerangan yang mengalunkan irama seruling sedih tersebut, malah orang-orang tidak tahu apakah dia perempuan atau laki-laki.
Tentu saja, selama tiga tahun, ada juga yang pernah bertemu dengannya, tapi mereka yang pernah bertemu dengannya, ada yang mengatakan dia seorang tua, ada yang mengatakan seorang pelajar berbaju hijau, ada juga yang mengatakan tidak jelas apa dia laki-laki atau perempuan karena orang itu menggunakan cadar…… bisa dikatakan setiap orang mpemiliki cerita yang berbeda-beda, tidak ada satupun yang sama.
Tapi mereka yang pernah bertemu dengan pemain Seruling ini, dalam perkataan mereka ada juga yang sama, yaitu seruling yang digunakan adalah barang yang…panjangnya sekitar tiga chi, seluruhnya dicat hitam, hitam berkilau, dan juga cara dia membunuh orang juga mpemiliki ciri khas tersendiri.
Menurut kabar, Seruling Merana ini, golongannya tidak jelas, diantara baik dan buruk, orang yang dibunuhnya kebanyakan penjahat dan pencoleng dunia persilatan, tapi ada kalanya tidak membedakan hijau, merah hitam, putih, orang dari golongan putihpun ada yang pernah bentrok.
Mengenai cara membunuhnya sangat khas sekali yaitu dengan melagukan sebuah irama seruling.
Suara serulingnya bisa keras bisa lembut.
Sewaktu keras laksana senjata yang terbuat dari baja, mengandung hawa pembunuhan yang tidak terhingga.
Sewaktu lembut, seperti pekikan kera dilembah, tangisan malam seorang wanita yang menderita, sangat memilukan membuat orang tidak tahan mendengarkannya.
Tidak peduli keras, atau lembut, kecuali dia tidak berniat membunuh orang, jika tidak, begitu muncul suara seruling, pasti ada orang yang mati, mau melarikan diri juga tidak sanggup, bukan tidak bisa melarikan diri, adalah karena kedua kakinya sudah tidak dapat menuruti kemauannya.
Pemain Seruling Merana adalah seorang yang taraf ilmu silatnya susah diukur, dia juga seorang aneh yang misterius yang sukar dibayangkan, sehingga orang orang persilatan memberi gelar kepadanya sebagai Seruling Merana. (http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)
May 5, 2011
Ksatria Keadilan
Cat : ceritanya bukan mengenai kerajaan.
Puisi Daun Merah
Wu Lin Qiao Zi (????) adalah pengarang buku yang handal, hasil karangan-karangannya kebanyakan menarik dan seru, menurut data yang baru ketahuan O K T (Oey Kim Tiang) sendiri pernah beberapa kali menterjemahkan hasil karangannya seperti 'Bujukan Gambar Lukisan (Dan Qing Yin), Menuntut Balas (Shi Nian Gu Jian Cang Hai Meng) dan Lentjana Tujuh Naga (Sha Mo Qiu Dao)'.
PUISI DAUN MERAH (judul asli: Dan Feng Shi) ini juga salah satu buah tangan Wu Lin Qiao Zi yang baru di terjemahkan.
Dalam PUISI DAUN MERAH di ceritakan Lu Siong Lim/ Cukat Bun/ Lamkiong Po Ciu yang tampan, pintar dan berilmu sangat tinggi, ingin membalas dendam atas kematian ayahnya, tapi karena dia ingin menyelamatkan dunia persilatan dia terlibat dalam perebutan sebuah kitab Ci Hu Ki Su yang berisi ilmu silat yang sangat hebat.
Karena ketampanan dan kehebatan ilmu silatnya dia juga di gandrungi beberapa wanita cantik, mereka menginginkan dia sebagai kekasih, suami, baik sendiri atau bersama-sama.(http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)
The Dragons of Tang Dinasty
May 2, 2011
Pelangi Menembus Matahari
Ilmu Pedang Pengejar Roh
Mar 26, 2011
PEDANG SESAT PISAU KEMATIAN
Ia tidak ingin terkenal atau dikenal orang karena hanya akan mendatangkan ancaman bahaya, tergolong tanpa ampun terhadap musuhnya tapi selalu mengikuti aturan. Beberapa kali hampir mati tetapi akhirnya dapat bangkit kembali berkat pengalaman dan semangat hidupnya yang tinggi.
Lakonnya dimulai dari usaha Tian Long Jian (Pedang Naga Langit) Lu-zhao membalas dendam kepada Fu Ke-wei. Setelah usahanya sendiri gagal, Lu-zhao menyewa kelompok pembunuh bayaran terkemuka Perkumpulan Qing-lian untuk membunuh Fu Ke-wei dengan upah lima belas ribu liang perak.
Fu Ke-wei berhasil dijebak dan hampir mati, tetapi akhirnya lolos dari lubang jarum, bangkit lagi dan ganti memburu kelompok pembunuh itu sampai ke sarangnya di Jiu-jiang. Kasihan Perkumpulan Qing-lian, baru sekali gagal memenuhi order, sudah langsung jatuh pailit. Akhirnya Fu Ke-wei memburu si pemesan (Lu-zhao) untuk menghilangkan sumber ancaman bahaya.
Dalam perburuannya mencari jejak Lu-zhao, Fu Ke-wei masih harus berhadapan dengan para pesilat tangguh Perumahan Han-bei pimpinan Toan Hun Jian (Pedang Pemutus Arwah) Li Yong-kang di Xiang-yang, hanya karena ingin menegakkan keadilan untuk para korban tak berdosa akibat kecerobohan anak Li Yong-kang. Di sini ia menggunakan nama Fu-xian, dan sempat 2 kali terserang hingga luka parah. Satu demi satu jagoan undangan Li Yong-kang disapunya dan dibuat mundur oleh perbawanya yang luar biasa, hingga akhirnya Li Yong-kang harus menghadapinya sendiri dengan hati putus asa.
Dari Xiang-yang sampai ke Shan-xi, membuat jagoan setempat berkeringat dingin ketakutan, lalu ke kota kecil An-ping kabupaten Yang-gu memburu Yun Sang Nie (Wanita Baju Awan) yang diperkirakan mengetahui tempat persembunyian Lu-zhao, hingga bentrok dengan ketua Perumahan Qing-yun, Satu Pedang Utara Chen Ruo-yi, jago nomor satu dari Sembilan Jago Pedang Terbesar.
Dengan menggunakan nama Fu-jiu, ia meluruk kembali ke Shan-xi, ke Benteng Zhang-feng pimpinan Satu Pedang Dunia Xi Zhang-feng yang merupakan perampok kaya raya dan pelindung para buronan. Sampai di sini Fu Ke-wei mempunyai pengikut beberapa jagoan kelas atas, yang bisa membunuh orang seperti membabat rumput, yaitu Ratu Lebah Ouw Yu-zhen, Xie Shen (Dewa Sesat) Tu Bu, Nie Sha Yin Hoa (Wanita Jahat Bunga Perak) Chao Yung-ling, dan Hoa Fei Hoa (Bunga Bukan Bunga) Ling Yu-ji. Bagaikan harimau tumbuh sayap, sebagian besar jagoan Benteng Zhang-feng dibantai habis, hingga ketuanya - Xi Zhang-feng melarikan diri.
Sekarang giliran Xi Zhang-feng yang diburu oleh Fu Ke-wei, termasuk wakil ketua Perkumpulan Cun-qiu yang ikut melibatkan diri. Perburuan sampai ke kota Wu-chang, daerah kekuasaan hartawan keluarga Guan dan Du, terus ke kota Jiang-ning sampai terbasminya tokoh-tokoh utama Perkumpulan Cun-qiu, lalu ke Xu-zhou untuk akhirnya menghadapi penghalang terakhir, Xiao Yao Xian Ke (Dewa Bebas) di kuil Jing-yun di danau Wei-shan.
Dalam perburuan ini muncul pula jagoan-jagoan Jin She Dong (Gua Ular Emas), yang termasuk golongan putih tingkat atas, ikut meramaikan pertarungan.
Cerita dimulai dari keadaan Fu Ke-wei seorang diri di makam Tian Luo Fei Mo - gurunya, dan diakhiri pula di makam tersebut dengan keadaan yang berbeda, Fu Ke-wei sudah didampingi oleh 2 orang istri cantik dan 3 orang pengikut yang setia dan mengaguminya. (- Sun Bao - )
Mar 6, 2011
KEDELE MAUT
Feb 11, 2011
PENDEKAR PEDANG BURUK RUPA
Feb 9, 2011
POHON KRAMAT
Feb 2, 2011
Si RACUN DARI BARAT
Cerita ini berawal dari Pengembaraan Ouw Yang Houw yang dikenal sebagai Sastrawan Bloon dari daerah See Hek. Penghinaan bertubi-tubi atas dirinya karena tidak bisa silat, memaksa dirinya untuk mempelajarinya. Suatu hari Ouw Yang Houw dibawa oleh murid Raja Racun Tua untuk dipaksa menjadi muridnya. Disana gurunya diracun oleh muridnya sendiri dan ....... (sumber : http://ebook-gratis-kirara.blogspot.com)
Jan 4, 2011
BENTROKNYA RIMBA PERSILATAN

Niatnya untuk berguru pada Thian Jan Su seorang tokoh sakti aneh dan tidak ada tandingannya mendadak sirna karena Thian Jan Shu meninggal akibat terkena pusaka Thian Liong Suo (Bor Naga Langit) ketika bertarung dengan Thian San Chiet Kiam (7 Jago pedang dari Thian San), sebelum meninggal Thian Jan Su telah meninggalkan seluruh Ilmunya diatas 7 buah Hiolo kuno yang kemudian direbut oleh 7 ketua partai persilatan.
Dikarenakan saat itu Boen Ching menyaksikannya untuk menghilangkan jejak, satu persatu dari ketua partai persilatan terpaksa memukul tubuh Boen Ching yang masih kecil itu dengan ilmu telapak pamungkas dari perguruan mereka masing-masing.
Diambang kematian Boen Ching ia akhirnya berhasil ditolong dan diangkat menjadi muridnya oleh Ie Bok Tocu salah seorang murid dari seorang tokoh sakti yang menjadi musuhnya Thian Jan Shu.
Dalam pengembaraanya secara tidak sengaja ia mendapat belajar ilmu Thay Thien Kioe Sih (sembilau jurus jungkir balik) & Pedang Pusaka Cing Hong Kiam (Pedang Sinar Hijau) disebuah gua tempat penyimpanan harta dari salah seorang tokoh Bu Lim Su Mo (4 Iblis Dunia Persilatan).
Dikarenakan salah satu Hiolo Kuno peninggalan Thian Jan Shu sudah dibuang oleh Ketua Siauw Lim Pay di Telaga Dingin, yang konon didasarnya terdapat seekor naga yang menjadi penghuninya, sehingga tidak seorangpun tokoh persilatan kala itu yang berani masuk ke Telaga Dingin itu kecuali Boen Ching yang akhirnya bisa mengalahkan Naga Dingin penunggu dasar Telaga Dingin tersebut.
Bukan cuma itu di didasar telaga juga ia menemukan sebuah gua yang didalamnya terdapat tulang seekor Naga Emas yang sudah lama mati dan dimulutnya terdapat sebuah Pil berwarna Emas & jenasah Pendeta dari Thian Tok “ Wang Huo” yang sudah ratusan tahun lamanya meninggal dan meninggalkan ilmu pedang “Hong Loei Chiet Kiam" yang digunakan pendeta itu untuk mengalahkan Naga Emas dan merantai Naga Dingin, akhirnya didapatkan Boen Ching juga.
Munculnya anak murid Thian Jan Shu dan tokoh2 sakti seangkatannya, beberapa iblis2 tua yang jarang menampakan diri dan perguruan misterius Mie Cong Bun turut meramaikan dalam perebutan 7 Hiolo Kuno walaupun akhirnya rahasia ilmu dari Hiolo tersebut berhasil dipecahkan Boen Ching yang ternyata adalah ilmu khiekang ” Chiet Kong Kang Khie”
Nov 12, 2010
DENDAM IBLIS SERIBU WAJAH

Dunia Kangouw yang selama ini tenang dan damai tiba-tiba saja dilanda gelombang badai yang dahsyat. Seorang algojo muncul entah dari mana. Persis seperti malaikat maut yang mencabut nyawa orang-orang yang dipilihnya. Tidak ada seorang pun yang tahu asal-usulnya. Belum pernah ada seorangpun yang sempat melihat wajahnya yang asli. Ilmu silatnya yang tinggi sulit diukur dan keahliannya dalam merias wajah tak dapat diketemukan kelemahannya. Tiba-tiba dia muncul sebagai seorang kakek-kakek tua. Kemudian beberapa hari kemudian, dia berubah menjadi seorang pemuda belasan tahun. Datang tanpa bayangan, pergi pun tidak meninggalkan jejak.
Cian bin mo-ong (Iblis Seribu Muka)! Asal nama ini muncul, pasti ada mayat yang bergelimpangan. Kehadiran orang ini bagaikan angin topan yang memporak-porandakan seluruh Bulim, menyiutkan nyali setiap tokoh yang namanya agak terkenal. Dari setiap korban yang jatuh, dapat dibuktikan bahwa sasarannya adalah orang-orang yang mempunyai nama cukup besar di dunia Kangouw. Dalam waktu tiga bulan saja, dia sudah membuat dunia Bulim menjadi sebuah tempat yang mengerikan dan seolah tiada lagi wilayah yang aman untuk bersembunyi.
Siapa nyana ternyata Iblis yang ditakuti itu adalah seorang anak muda yang bernama Tan Ki yang beberapa tahun lalu masih berupa bocah pengemis yang luntang lantung, dikarenakan mendapatkan Ilmu Merias Wajah dari seorang pengemis tak dikenal yang ditolongnya. Karena keinginannya membalas dendam ia terpaksa masuk kedalam Gua Terlarang perkumpulan Ti Ciang Pang dan mencuri belajar ilmu peninggalan bekas ketua-ketua lama perkumpulan tersebut yang sudah lama mati. Di gua itu juga ia menemukan kitab ilmu silat misterius “Tian Si Samsut (Tiga jurus bentangan langit)” dan yang kedua bernama “Te Sa Jit-sut (Tujuh jurus hamparan tanah)” yang pada saat itu sangat sulit dimengertinya (Ilmu itu ternyata dapat dimengertinya ketika ia bertempur dengan musuh-musuhnya) yang ternyata merupakan Ilmu Silat Tingkat Tinggi.
SERULING PERAK SEPASANG WALET
(Gin Tie Suang Yen)
Karya: Khu Lung

Mengisahkan tentang perjuangan seorang anak muda bernama Ciok Giok Yin dalam mendapatkan Kitab Pusaka Cu Cian dan Seruling Perak. Dalam usahanya mencari kedua pusaka itu berkali-kali ia harus bentrok dengan Sang Yen Hwee (Perkumpulan Sepasang Walet).
Sifatnya yang angkuh membuatnya selalu berada dalam bahaya maut, tetapi berkat pertolongan dari tokoh-tokoh sakti yang beberapa ternyata adalah bekas anak buah ayahnya Sin Kiong Te Kun (Majikan Istana Dewa).
Penemuan-penemuan aneh hanya orang yang berjodoh saja mendapatkannya dialami Ciok Giok Yin. Salah satunya adalah peta Si Kauw Hap Liok Tou yang menunjukan mustika “Pil Api Ribuan Tahun”. Dikarenakan keteledorannya ia memakan Pil itu tanpa memeriksa catatan kecil yang mengharuskan Pil itu dimakan bersama “ikan mas dari telaga dingin ikan mas dari telaga dingin”. Akibatnya ia menderita suatu kelainan tidak boleh berhubungan intim(suami istri) dengan wanita, kecuali wanita tersebut mempelajari Im Yang Ceng Koy (Kitab Penjelasan Im Yang) dan harus dilayani lebih dari satu orang wanita???…
Oct 19, 2010
PEDANG PUSAKA DEWI KAHYANGAN
Karya : Khu Lung

Berkisah tentang Khong Tong Pay yang merupakan salah satu dari 8 partai besar di Bu Lim , tiba – tiba berambisi menguasai dunia persilatan. Dengan berbagai cara yang licik dan tokoh-tokoh sakti golongan hitam & putih yang mendukung operasi mereka membuat Song Ceng San “Bu Lim Bengcu” (ketua dunia persilatan) yang sudah mengundurkan diri mau tidak mau terpaksa memimpin pergerakan melawan kekuatan besar ini.
Yok Sau Cun sang jagoan kita ini demi melaksanakan titah gurunya dia harus bisa bertahan dari sejurus ilmu pedang Song Ceng San sang Bu Lim Bengcu yang kala itu merupakan jago pedang no satu dunia persilatan. Pertemuannya dengan tidak sengaja dengan seorang gadis bercadar yang membawa pedang Cen Ku Kiam ( Sian Ku Po Kiam) yang ternyata merupakan keponakan dari Bu Lim Bengcu telah menanamkan benih cinta dari gadis itu terhadap jagoan kita.
Walaupun judulnya Sian Ku Po Kiam, tapi ceritanya tidak terlalu berfokus ke pedang pusaka tersebut yang cuma disentil diawal sampai pertengahan cerita. Tidak ada Dendam Kesumat seperti cerita silat kebanyakan, yang harus dijalani sang jagoan kita ini.








