Showing posts with label Gan KH. Show all posts
Showing posts with label Gan KH. Show all posts

Feb 16, 2013

Tugas Rahasia


Karya: Tidak diketahui  /  Disadur: Gan KH
tugas-rahasia-gan-kh
Kim Hou Po (Benteng Macan Emas) adalah sebuah benteng paling misterius di Bu Lim. Penjahat besar, tokoh persilatan yang sudah kepet dikejar musuhnya pasti akan ke benteng ini untuk berlindung. Cuma selama ini belum ada satu orangpun yang bisa keluar dari benteng ini karena pemilik dari benteng tersebut pasti seorang yg sangat sakti dan misterius.
Dengan bermodalkan ilmu merubah wajahnya yang dipelajari dari sebuah perguruan sesat, Cia Ing Kiat berani memasuki benteng misterius tersebut dengan suatu Tugas Rahasia, dan bahkan bisa berhasil kabur dari benteng menakutkan itu. Pengejaran yang dilakukan oleh orang-orang dari benteng tersebut membuat Cia Ing Kiat harus menyamar untuk bisa menghindarkan dirinya dari kejaran orang.
Apa sebenarnya misteri dari Benteng tersebut, dan mengapa 2 orang tokoh sakti merendahkan dirinya datang melamar Cia Ing Kiat didepan ayahnya untuk dikawinkan dengan seseoran gadis misterius putri pemilik Hiat Lui Kong yang katanya sangat mengenal diri pemuda tersebut? Berhasilkah rencana Pemilik Hiat Lui Kong untuk menghancurkan Benteng Kim Hou Po?
Komentar saya : Ini sebuah cerita yang agak aneh, kenapa? Karena akhir dari cerita ini sangat berbeda dengan kita membaca cersil karya penulis lain, dimana tokoh utamanya ilmunya sangat cetek dan kadang-kadang bersifat licik dan penakut. Kadang-kadang saya bertanya apa benar Cia Ing Kiat adalah tokoh utama kita ini?……Dibalik semuanya itu cerita ini masih menarik untuk dibaca.

Hong Lui Bun


Karya: Khu Lung / Disadur: Gan KH


Hong Lui Bun
Cerita ini berkisah tentang suka duka Liok Kiam Ping dalam membangun kembali perguruan Hong Lui Bun. Berbagai kejadian demi kejadian ia alami untuk mengembangkan dan mempertahankan Hong Lui Bun dari serangan musuh musuhnya.
Kisah ini bermula dari seorang anak yang diasuh didalam perkampungan Kui Hun Ceng yang diperlakukan semena-mena oleh Thi Tian Bin yang menggantikan Ji Cengcu sejak Ji Cengcu tiba – tiba menghilang tanpa tahu rimbanya.
Karena diperlakukan dengan buruk akhirnya ia melarikan diri berkelana seorang diri, berbagai macam pekerjaan ia lakukan untuk mendapatkan sesuap nasi, hinaan, cercaan selalu menjadi makanannya. Kehidupannya berubah semenjak ia tanpa sengaja menolong seseorang misterius yang sedang terluka parah yang ternyata adalah murid perguruan Hong Lui Bun.
Tanpa diketahuinya ternyata batu giok yang selama ini ada padanya ternyata adalah Hiat Liong Ling (Tanda Kebesaran Partai) yang menjadi pegangan seorang Ciangbunjin (ketua partai). Tugas yang diembannya selain mencari balas atas dendam orang tuanya adalah mengambil kembali pusaka Hong Lui Bun Wi Liong Pit Kip yang sudah lama hilang dan mengambil kembali tiga batang pedang pusaka yang adal dalam lembah Te Sat kok, membalas denda kematian Cosu Hong Lui Bun terdahulu yang dikeroyok Tok-sin, Ham-sim-leng-mo, Hwe-hun-cun-cia, Go-hucu, Khong-tong-Koay-kiam dan Lo-husinkun diagulkan sebagai Liok-toa-thian-cu (enam saka penunjang langit).
Tugas yang harus dipikulnya tidak mudah tetapi seiring dengan keberuntungannya mendapatkan penemuan-demi penemuan yang aneh membuat ia perlahan tapi pasti menjadi seorang yang sakti. Mulai dari mendapatkan saluran tnaga dalam dari beberapa orang tokoh sakti, terkuaknya rahasia Hiat Liong Ling atau Hiat-liong-po-giok (batu jade darah naga) yang menyimpan rahasia sebuah tempat yang diberi nama Ngo-tok-seng-te (tempat suci panca bisa) yang berisi sebuah ilmu mujijat dan barng-barang aneh lainnya.
Memang setelah saya membacanya cerita ini agak sedikit unik dan berbeda dari cerita biasanya walaupun sekilas tidak dapat dirasakan kecuali kalau kita sudah membaca semua kisah karya Khu Lung.  Seluruh kisah ini mengisahkan sepak terjang Liok Kiam Ping dalam membangun Hong Lui Bun dengan para anak buahnya yang sakti-sakti. Kisah asmara tidak terlalu ditekankan dalam cerita ini. Walaupun begitu cerita ini sangat bagus untuk dilewatkan begitu saja.

Jun 12, 2011

WALET EMAS PERAK

Karya: Khu Lung
Disadur: Gan KH


Dunia Persilatan tiba-tiba digegerkan dengan bunyi lonceng yang berasal dari puncak Kiu-ting-san yang kokoh berdiri di perbatasan Sucwan, yang diiringi dengan munculnya 3 buah lentera yang berwarna putih, merah dan kuning. Yang mengejutkan ialah adanya batok kepala manusia yang terpantek didindin kiu-ting-san yang sangat tinggi. Ternyata setelah diperhatikan adanya nama yang tertulis rapi yang adalah tokoh-tokoh persilatan top masa itu....

Maka nama puncak misterius, lampu iblis dan maklumat kematian menjadi topik pembicaraan kaum persilatan yang tersiar semakin luas ke seluruh pelosok dunia. Ketiga nama itu sendiri sekaligus menjadikan lambang kematian bagi jago-jago kosen persilatan

Jago-jago kosen dari Lima Partai (Pay) Besar, tiga Agama (Kau), dan satu Perkumpulan (Hwee) dikerahkan untuk menyelidiki persoalan tersebut.

Ling Ji Ping yang dikenal dalam dunia persilatan dengan julukam Cui Hun Tiap (undangan pengejar sukma)  dalam penyelidikannya terhadap puncak Kiu-ting-san, tanpa sengaja  melihat pertikaian antara  Lam Jan, Pak Koat dan It Ci Sin Mo,  tiga gembong iblis yang sudah menghilang sejak puluhan tahun yang lalu dalam memperebutkan sebuah benda pusaka.

Dikarenakan ia menerima pusaka Giok Liong Soh yang merupakan kunci untuk mendapatkan pusaka Thian-tiok-sam-po, ia harus berurusan dengan tokoh-toko sakti dari 3 Kau, satu Hwee, anak buah Puncak Iblis, bahkan Bu Lim Si Tok (4 datuk racun dunia persilatan), bahkan tokoh-tokoh yang sudah puluhan tahun menghilang pun bermunculan kembali.
Ling Ji Ping yang sangat ditakuti dan sebelumnya tak pernah terkalahkan itu pun harus berkali-kali hampir menemui ajal, yang membuatnya sadar bahwa ilmunya masih ketinggalan jauh.
Hal yang tak terduga muncul diakhir cerita ini, ternyata perbuatan keji yang dilakukan majikan penghuni Puncak Iblis ini untuk menghadapi seorang gembong iblis masa lalu Bu Tek Kui Bo dan antek-anteknya.

Feb 28, 2011

Darah Ksatria

HARKAT PENDEKAR

Karya: Khu Lung / Disadur: Gan KH


Darah Ksatria merupakan karya Gu Long. Gan K. H. menerjemahkan cerita silat ini dengan judul Harkat Pendekar.

Menurut penilaian orang, dalam tiga ratus tahun ini, orang yang paling beruntung di dunia Kang-ouw adalah putera sulung keluarga Toan di Kim-tan, Toan Giok. Di Kim-tan, keluarga Toan adalah keluarga ternama. Di dunia Kang-ouw, keluarga Toan juga merupakan keluarga persilatan yang termasyur.

Walaupun ilmu golok yang diwariskan turun-temurun dalam keluarga itu bersifat lembut dan serasi, tanpa menggunakan racun atau cara-cara licik lainnya, tapi ilmu tenaga dalam mereka amat murni dan mendalam. Juga luar biasa. Dan karena itu, persis seperti sifat Toan Giok sendiri, ilmu golok mereka tidak membangkitkan perasaan takut di hati orang lain, tapi menimbulkan perasaan hormat.

Senjata warisan keluarga itu, Bik-giok-to (Golok Kemala), juga termasuk senjata pusaka. Golok itu mempunyai riwayat yang hebat dalam sejarah persilatan. Tapi kisah yang akan kita ceritakan ini tentu saja bukan mengenai Bik-giok-to.

Di dunia Kang-ouw, juga ada sebuah mustika yang disebut Bik-giok-je (Tusuk Konde Kemala). Bila Bik-giok-to membawa pemiliknya kepada nasib baik dan kemakmuran, Bik-giok-je ini justru membawa kemalangan dan bencana.

Menurut cerita, siapa pun yang memiliki Bik-giok-je ini, suatu bencana tentu akan segera menimpa dirinya.

Menurut cerita itu juga, setiap pemiliknya akan mengalami kematian yang tragis, tanpa terkecuali.

Di dunia Kang-ouw, banyak beredar cerita dongeng yang berhubungan dengan Bik-giok-je. Ada yang lebih mirip mitos, penuh takhyul dan khayalan belaka. Tapi kisah kita ini juga bukanlah cerita tentang Bik-giok-je.

Kisah yang akan kita ceritakan sekarang adalah tentang Bik-giok-cu.

Apakah Bik-giok-cu itu? Apakah seorang manusia? Sejenis senjata? Sejenis pusaka? Atau semacam obat yang mujarab?


Feb 10, 2011

Rahasia Mo Kau Kaucu

( Gadis Boneka )

Karya: Khu Lung/Gu Long
Penyadur: Gan K. H.


Merupakan kelanjutan dari buku yang berjudul Pendekar Budiman, tetapi yang menjadi jagoannya bukan lagi si pisau terbang Li Sun-hoan tetapi muridnya yang bernama Yap Kay. Di kolong langit ini hanya dia satu-satunya yang pernah mendapat warisan murni dari Siau-li si pisau terbang…. Dia belum pernah membunuh jiwa seorangpun, malah jarang sekali turun tangan, tiada tokoh Kangouw yang jelas sampai dimana tingkat kepandaian silatnya. Tapi yang paling menakutkan tetap adalah pisaunya, “pisau terbang Siau-Li selamanya tidak disambitkan sia-sia”.

Di kala hidupnya Siangkoan Kim-hong dan Siau-li Tam-hoa adalah musuh yang sejajar dan Siangkoan Kim-hong mati di tangan Siau-li. Perkawinan antara Siangkoan Kim-hong dengan Lim-Sian-ji menghasilkan seorang putri yang bernama Siangkoan Siau-sian. Lim Sian-ji adalah seorang perempuan centil yang suka mempermainkan cinta, sampai usia lanjut baru Lim Sian-ji menginsafi kesalahan hidupnya. Selama hidupnya hanya A Fei saja yang dipercaya, maka sebelum ajal, dia suruh putrinya untuk mencari A Fei. Selama hidup A Fei berkelana dan belum pernah punya tempat tinggal tetap, karena itu di saat dia bertemu Yap Kay, maka dia serahkan tanggung jawab ini kepada Yap Kay.

Siangkoan Siau-sian adalah seorang wanita beruia dua puluh tahun. Kecantikan Lim Sian-ji diagulkan nomor satu di seluruh dunia, tentu putrinya bukan gadis jelek, malah boleh juga terhitung gadis cantik yang jarang ada di dunia. Tetapi meskipun kecantikannya melebihi bidadari, daya pikirnya lebih rendah dari bocah umur tujuh tahun. Waktu dia berumur tujuh tahun, pernah terluka parah hingga geger otak, karena itu otaknya tak pernah tumbuh dan tetap pada usia tujuh tahun saja. Sewaktu Kim-ci-pang (partai yang didirikan oleh Siangkoan Kim-hong) menguasai dunia, hampir seluruh propinsi berada dalam kekuasannya, betapa besar kekayannya, hampir manandingi kekayaan negara. Konon ketika Siangkoan Kim-hong masih hidup, seluruh kekayaan Kim-ci-pang dan ilmu silatnya disimpan pada suatu tempat rahasia. 

Tiada seorangpun yang mengetahui tempat rahasia tersebut kecuali Siangkoan Siau-sian, oleh karena itu bukan saja dia si cantik di seluruh jagat ini, tapi dia juga gadis terkaya di seluruh dunia, ditambah ilmu silat peninggalan Siangkoan Kim-hong, siapapun yang menemukan dia, bukan saja dapat menjulang tinggi menjadi menusia terkaya di seluruh kolong langit, kelak akan menjadi tokoh silat kosen yang tiada bandingannya, sudah tentu daya tariknya teramat besar bagi manusia yang tamak. Oleh karena itu untuk melindungi dan menjaga gadis seperti ini, boleh dikata tak mungkin terlaksana dan tugas inilah yang harus dihadapi Yap Kay.

Di dunia persilatan pada saat ini, perguruan yang paling misterius adalah Mo-kau. Seorang pewaris dari Siangkoan Kim-hong ingin kembali mendirikan Kim-ci-pang dan yang harus dihadapinya adalah Mo-kau. Walaupun judul dari buku ini adalah rahasia Mo-kau kaucu tetapi yang menjadi pusat ceritanya adalah misteri dari si pewaris Siangkoan Kim-hong ini dan Yap Kay harus menghadapi keduanya. Puncaknya adalah pertempuran antara Yap Kay dan si pewaris Siangkoan Kim-hong yang mengingatkan pada pertempuran antara Li Sun-hoan dengan Siangkoan Kim-hong. 

Misteri dari si pewaris Siangkoan Kim-hong cukup menarik untuk diikuti dan jawabannya hanya ada di bagian akhir ceritanya. Memang kalau bercerita tentang misteri boleh dikatakan bahwa Khu Lung adalah jagonya.

DOWNLOAD  E-book

Feb 4, 2011

ANAK PENDEKAR

Meteor Melintas Di Padang Gembala
(Mu Ye Liu Xing)

Karya : Liang Ie Shen - Disadur : Gan KH

Tentang Judul : Buku ini merupakan cetak ulang Anak Pendekar terbitan Sastra Kumala tahun 1979. Penggantian judul ini hanya mengembalikan ke judul aslinya, yaitu Mu Ye Liu Xing.

Selain terjemahan Gan KH ini, Mu Ye Liu Xing juga diterjemahkan oleh Tjan ID dengan judul Patriot Padang Rumput, Jiwa Ksatria. SD Liong juga menerjemahkan dengan judul Gempa Taruna Pendekar, Darma Taruna Pendekar.

Entah mengapa, SD Liong membagi cerita ini menjadi 2 cerita, yaitu Gempa Taruna Pendekar 28 jilid, dilanjutkan dengan Darma Taruna Pendekar 14 jilid. Dan lebih mengherankan lagi kedua cerita tsb belum tamat, GTP+DTP hanya 2/3 dari Anak Pendekar, jilid terakhir Darma Taruna Pendekar sama dengan Anak Pendekar jilid 31 hal 62.

Anak Pendekar sendiri terdiri dari 47 jilid. Terjemahan Tjan ID malah lebih singkat lagi, Patriot Padang Rumput cuma 13 jilid, sedangkan Jiwa Ksatria cuma 2 jilid. Ini sama dengan sampai jilid 12 hal 9 dari Anak Pendekar.

DOWNLOAD E-book

Jan 28, 2011

CINTA KELABU SEORANG PENDEKAR

Judul Lama: ANAK BERANDALAN

Karya: Khu Lung
Disadur: Gan K H (Cinta Kelabu Seorang Pendekar)
OPA (Anak Berandalan)

Sebelum dicetak ulang pada tahun 2007, saduran kisah Cinta Kelabu Seorang Pendekar karya Khu Lung ini dulu diberi judul Anak Berandalan. Tentu saja anak berandalan di sini mengacu pada tokoh utama cersil ini, Siau Cap-it-long.

Adegan pembuka cersil ini sangat unik. Belum apa-apa, pembaca sudah disuguhi adegan mandi dan pamer tubuh mulus Hong Si-nio. Adegan ini seperti penanda tegas kalau cersil ini khusus ditujukan bagi pembaca dewasa. Tapi kalau anda berharap adegan ini disusul dengan adegan dewasa yang lebih seru maka anda harus bersiap kecewa. Tidak ada adegan porno dalam cersil ini, kalau pun ada pasti sudah diperhalus oleh Gan KH. Jadi adegan mandi ini hanyalah cara Khu Lung menggambarkan karakter Hong Si-nio yang penuh percaya diri.

Mirip Coh Liu-hiang si Pendekar Harum yang ternama (salah satu tokoh ciptaan Khu Lung yang paling terkenal), Siau Cap-it-long juga seorang pencuri hebat. Tapi perbedaan di antara keduanya cukup banyak. Tidak seperti Coh Liu-hiang, penampilan Siau Cap-it-long jauh dari kesan flamboyan. Pakaiannya lusuh dan tidak sewangi Pendekar Harum. Juga tidak ada gadis-gadis groupies yang mengiringinya ke mana pun ia pergi. Selain itu Siau Cap-it-long tidak ragu untuk membunuh orang.

Karena hanya sedikit orang yang tahu persis seperti apa rupa Siau Cap-it-long maka banyak yang menduga pemuda misterius itu adalah seorang penjahat sadis. Bahkan ada pihak-pihak tertentu yang memfitnah dan memakai namanya untuk tindak kejahatan sehingga reputasinya menjadi sangat buruk. Sampai-sampai para pendekar ternama bergabung untuk memburu dan membunuhnya.

Hanya Hong Si-nio yang mengenal Siau Cap-it-long dengan sangat baik. Sudah belasan tahun mereka bersahabat dan kadang bekerjasama dalam mencuri senjata-senjata pusaka. Ia tahu benar, meski dibesarkan dalam lingkungan perampok, tapi Siau Cap-it-long berhati baik. Karena itu diam-diam ia jatuh cinta pada sahabatnya yang usianya lebih muda darinya.

Sayangnya cinta Si-nio tak berbalas karena Siau Cap-it-long jatuh cinta pada perempuan lain. Ia bernama Sim Bik-kun yang dijuluki perempuan tercantik di dunia persilatan. Celakanya, ia sudah bersuami dan tengah hamil muda. Suaminya yang bernama Lian Shia-pik adalah seorang pendekar muda yang namanya sedang naik daun. Pasangan suami-istri membuat iri banyak orang karena sangat serasi, sama-sama berwajah elok dan berasal dari keluarga terhormat yang kaya-raya.

Pertemuan Siau Cap-it-long terjadi saat ia menolong Sim Bik-kun yang hendak diculik oleh gerombolan penjahat. Tapi Bik-kun yang berhati lemah mudah dipengaruhi orang lain sehingga biarpun sudah ditolong berkali-kali tidak juga percaya kepada Siau Cap-it-long. Hal ini membuat Siau Cap-it-long merasa sedih dan kecewa. Namun ia tidak juga tega meninggalkan Bik-kun sendirian.

Cinta Kelabu Seorang Pendekar adalah salah satu karya Khu Lung yang paling romantis dan mengharukan. Konflik cinta segiempat digarap dengan sangat menyentuh antara Hong Si-nio yang usil, tapi setia sampai mati pada Siau Cap-it-long – Siau Cap-it-long yang urakan, tapi kesepian – Sim Bik-kun yang bimbang, bingung harus memilih antara suami atau pemuda yang belum lama dikenalnya – Lian Shia-pik yang tetap mencintai istrinya, apapun yang sudah terjadi.

Tak hanya keromantisan, perkelahian seru dan adu siasat yang cerdik antara Siau Cap-it-long dengan pihak antagonis juga digambarkan dengan apik. Pembaca pasti ikut deg-degan melihat tokoh utama ini memeras otak dan berjuang sendirian dalam melawan para pendekar licik yang terlibat dalam konspirasi berbahaya.

Seperti karya Khu Lung pada umumnya, ending cersil ini dibuat menggantung, persis pada adegan yang menentukan hidup-mati tokoh utama sehingga membuat pembaca penasaran setengah mati. Untung saja sambungan cersil ini sudah terbit, yaitu Bentrok Para Pendekar yang terdiri dari 2 jilid.


Harkat Pendekar

Darah Ksatria / Harkat Pendekar

Pengarang: Gu Long/Khu Lung
Diceritakan oleh: Gan K. H

Di Bu-lim ada Si-kongcu atau empat ksatria muda, mereka adalah Gin-jio (tombak perak), Pek-ma (kuda putih), Ang-yap (daun merah) dan Ceng-lian (teratai salju). Dalam Bu-lim masa itu, diantara generasi muda, tiada tokoh lain yang punya kebesaran nama dan taraf kedudukan setinggi mereka.

Di antara Bu-lim-si-toa-kongcu atau empat ksatia muda Bu-lim, Pek-ma Ma Ji-liong paling pongah. Paling keras wataknya adalah Gin-jio Khu Hong-seng, paling bebas tentunya Toh Ceng-lian, tapi yang paling latah ternyata Sim Ang-yap.

Ma Ji-liong, Khu Hong-seng dan Toh Ceng-lian adalah kelahiran keluarga kaya kalau bukan bangsawan, Pek-ma, Gin-jio dan Ceng-lian terkenal sebagai pemuda yang punya nama dan asal-usul. Berbeda dengan Sim Ang-yap, asal-usul atau riwayat hidupnya amat misterius, sejauh ini masih merupakan teka-teki. Konon ia keturunan Sim Long, pendekar besar yang tersohor di jaman jayanya dulu (baca: Pendekar Baja).

Penggemar cerita silat tentu tahu Siau-li Tam-hoa Li Sin-hoan (baca: Pendekar Budiman) punya seorang sahabat yang paling kental, teman seperjuangan selama hidupnya, yaitu Ah Hwie, si jago pedang nomor satu di jagat di masa hidupnya dulu. Ah Hwie adalah leluhur Sim Ang-yap. Riwayat Ah Hwie juga merupakan teka-teki, oleh karena ini, riwayat Sim Ang-yap juga menjadi teka-teki pula. Bahwa kaum persilatan mencantumkan namanya dalam deretan Si-toa-kongcu, lantaran sejak kecil ia hidup di rumah keluarga Yap, dari kecil dibesarkan dan diasuh oleh keluarga Yap. Keluarga Yap yang dimaksud tentu adalah Yap Kay. Yap Kay adalah ahli waris tunggal Siau-li si pisau terbang alias Li Sin-hoan.

Sekarang Bu-lim-si-toa-kongcu segah berkumpul di sini, sedah datang semua, padahal mereka tak pernah berjanji untuk bertemu dan berkumpul di tempat ini. Han-bwe-kok lembah dimana sekarang mereka berada letaknya ribuan li dari rumah mereka masing-masing. Kempatnya menerima surat undangan dari Bik-giok hujin untuk dipilih menjadi calon mantu. Seluruh lapisan persilatan mengagulkan Bi-giok hujin sebagai jago kosen yang jarang ketemu tanding. Bi-giok-san-ceng hanya dihuni perempuan melulu, semuanya cantik molek.

Salah seorang dari mereka sudah mempunyai ambisi untuk menjadi orang besar, tokoh silat yang tiada tandingan, menjagoi dan menguasai dunia. Menjadi menantu dari Bik-giok hujin tentu akan melapangkan jalannya dia menyusun rencana untuk membunuh semua saingannya dengan menimpakan kesalahan kepada salah seorang dari mereka. Sedangkan bagi yang lain, lembah Han-bwe-kok adalah kuburannya.

Cerita selanjutnya adalah usaha si tertuduh untuk mencuci bersih namanya dan membongkas siapa debenarnya yang menjadi dalang pembunuhan. Seperti cerita-cerita Gu Long yang lain, cerita ini juga penuh dengan misteri, banyak kejutan dan kadang-kadang kita tidak tahu ceritanya entah mau dibawa kemana. Secara umum cerita ini sangat menarik, bagus dan endingnya tidak terlalu dipaksakan.

Jan 26, 2011

Seri Pendekar Harum: MAYAT KESURUPAN ROH

4. Mayat Kesurupan Roh

Karya: Khu Lung

Disadur : Gan KL

Kali ini Chu LiuXiang diundang untuk datang ke rumah salah satu sahabatnya, yaitu Cu Kin-hau (Zuo Qing Hu), yang selain terkenal karena ilmu telapak tangannya , tapi juga terkenal oleh keahliannya memasak hidangan ikan khas yang hanya hidup di bawah sungai Siu-ya-kio dekat kediamannya.

Cu Ji-ya Cu Kin-hau, selama hidupnya sangat bangga akan tiga hal ; Pertemanannya dengan Chu LiuXiang, Anak perempuannya, Cu Beng-cu yang cantik bagai bidadari, dan permusuhannya dengan Sih Ih-jin, si Pendekar Pedang Nomer Satu di Dunia , Thian-he-it-kiam-khek. Cu Kin-hau dalam waktu yang sudah ditentukan akan melangsungkan pertandingan hidup mati dengan Sih Ih-jin guna menyelesaikan perselisihan yang sudah berlangsung puluhan tahun antar keluarga mereka.

Chu LiuXiang diundang oleh Cu Ji-ya untuk menyelediki kejadian aneh yang menimpa pada diri putri tunggalnya itu. Cu beng-cu yang dikabarkan sakit berat kemudian dinyatakan meninggal, tiba tiba ternyata hidup lagi, dan ketika hidup lagi dia mengidap sakit hilang ingatan yang aneh, dimana mendadak dia mengaku sebagai nona besar dari perkampungan Sih, yang jelas bahwa pemimpin perkampungan itu adalah Sih Ih-jin yang merupakan musuh besar Cu Kin-hau. Beng-cu sendiri bersikeras bahwa dirinya adalah betul anak dari Kim-kiong hujin dari Perkampungan Si , bernama Si-in, lebih lanjut dia menuduh pihak keluarga Cu, yang merupakan musuh besar seluruh keluarga Sih telah berbuat curang dengan menculiknya.

Sementara itu di perkampungan Sih pada saat yang sama sedang diadakan upacara pemakaman dan hari berkabung, dimana pada hari itu disaat yang sama dengan bangunnya Cu Beng-cu dari sakit, nona besar perkampungan Sih, yaitu Sih In, telah meninggal akibat sakit !.

Apakah roh nona Sih dari perkampungan Sih telah masuk kedalam mayatnya nona Cu untuk bangkit dari kematiannya...?

Untuk menyelediki hal ini, Chu kemudian harus mendatangi Perkampungan Sih dan bertemu dengan Sih Ih-jin, sebetulnya kedatangan Chu ke kediaman keluarga Sih bukan hanya untuk memecahkan kasus aneh mayat kesurupan roh ini, rupanya sejak lama Chu sudah mencurigai keluarga Sih berbarengan dengan munculnya satu kelompok perampok yang berilmu tinggi di dunia persilatan. Chu menyimpan kecurigaan bahwa Sih Ih-jin yang terkenal akan ilmu pedangnya setidaknya pasti mempunyai hubungan dengan munculnya kasus perampokan besar-besaran oleh kelompok yang mempunyai ilmu pedang tinggi.

Semakin lama Chu menyelediki keluarga Sih, semakin dia dihadapkan oleh berbagai persitiwa aneh yang menyangkut setiap anggota keluarga di perkampungan Sih ini. Ada salah satu saudara kandung Sih Ih-jin yang berilmu pedang sulit dijajaki tapi ternyata tidak waras, kemudian yang lain lagi ternyata mengidap kelainan sex, dan lain sebagainya.
Jadi apakah rahasia dibalik bangkitnya mayat Cu beng-cu dengan roh nona Sih ? dan apakah betul kecurigaan Chu kalau Sih Ih-jin mempunyai hubungan dengan berbagai peristiwa perampokan yang terjadi di dunia persilatan ? dan bagaimana hasil pertandingan antara Cu Kin-hau dengan Sih ih-jin. (sumber : http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

Jan 25, 2011

Seri Pendekar Harum: PERISTIWA BURUNG KENARI

3. Peristiwa Burung Kenari

Disadur : Gan KH

Mendekati jilid-jilid terakhir dari Rahasia Ciok Kwan Im, muncul tokoh misterius yang telah membantu, tidak hanya membantu tapi juga membunuh lawan-lawan dari Chu LiuXiang. Tokoh ini begitu misteriusnya dan setiap aksinya hanya membubuhkan tanda berupa surat yang ditandatangani dengan nama Si Burung Kenari.
Walau Chu LiuXiang berhasil membongkar rahasia Ciok Kwan Im, menolong negara Kui-je, menguraikan perselisihan antara Hus-shan dan Keluarga Li yang sudah bermusuhan sejak empat puluh empat tahun lalu, sekaligus menghancurkan gerombolan para pengikut Ciok Kwan Im, tapi hatinya masih selalu resah.
Su Rong-rong bertiga, para dayang nya yang diculik masih belum juga ditemukan, sedangkan dia sendiri masih terikat janji tiga puluh hari dengan Kiong Lam-yan dari istana Sin-cui kiong.

Selain itu siapakah sosok misterius yang menamakan dirinya Si Burung Kenari itu ?

Dalam perjalanan pulang dari gurun pasir luar perbatasan, ketika Chu dan Hu sedang beristirahat minum arak di sebuah restaurant, tiba tiba mereka didatangi oleh pasangan pendekar, yang perempuan bernama Liu WuMei dan laki-laki bernama Li YuHan, yang mengaku sebagai putra tunggal dari Li GuanYu, pendekar pedang nomer satu di dunia persilatan pada tiga puluh tahun yang lalu.

Dari percakapan selanjutnya diketahui apabila Li YuHan ternyata telah menawan Su Rong-rong dan yang lainnya, selanjutnya Li telah mengundang Chu secara paksa untuk mengunjungi rumahnya dimana Su Rong-rong dan yang lainnya telah ditawan.

Semenjak tiba di kediaman keluarga Li, berturut-turut terjadi beberapa kejadian aneh yang semuanya bertujuan untuk mencelakai Chu dan Hu. Selain beberapa keanehan pada diri pasangan Li dan Liu, juga muncul beberapa tokoh aneh dengan ilmu silat tinggi ke kediaman keluarga Li yang maksud dan tujuan kemunculannya sama sekali tidak dapat diterka oleh Chu.

Diketahui kemudian kalau tujuan Li mengundang Chu secara paksa dengan cara menahan para dayangnya ialah karena ingin menunaikan amanat ayahnya yang sebelum terkena sakit parah, telah berpesan untuk membunuh Chu LiuXiang dengan memakai barisan pedang ciptaannya, sekaligus untuk menguji barisan pedangnya itu karena Chu dikenal memiliki ilmu meringankan tubuh paling sempurna di dunia persilatan, dan hanya Chu yang paling pantas menguji dan mati, kalau ia gagal, dibawah barisan pedangnya.

Singkat cerita, Chu lolos dari ujian barisan pedang ciptaan Li GuanYu, padahal barisan pedangnya itu terdiri dari tujuh orang dari cabang atas dunia persilatan yang memiliki ilmu pedang tertinggi pada masanya.

Ternyata dibalik usaha pembunuhan Chu LiuXiang itu tersimpan cerita lain yang menyangkut asal usul dari Liu WuMei, yang bernama asli Liu Bu Bi. Liu sendiri terpaksa harus merencanakan usaha pembunuhan Chu LiuXiang karena sudah terlanjur berjanji pada seseorang dengan balasan obat pemunah dari racun yang diidapnya.

Setelah membereskan urusan dengan pasangan Liu dan Li dari keluarga Li, Chu kemudian teringat akan janjinya pada orang dari istana Sin-cui Kiong yang telah lewat tiga puluh hari, ditambah rasa penasaran Chu akan alasan dari usaha orang-orang istana Sin-cui Kiong yang selalu berusaha untuk membunuhnya. Sin-cui Kiong sendiri dipimpin oleh Cui-bok Im-ki seorang wanita misterius yang ilmu silatnya boleh dibilang malah kemungkinan lebih tinggi dibandingkan dengan Ciok Kwan Im.

Dari informasi yang diberikan oleh Liu Bu Bi, Chu akhirnya menemukan jalan masuk ke istana Sin-cui Kiong ini. Terlebih dahulu harus mendatangi sebuah biara bobrok yang dikenal dengan nama Bo-dhi Am, orang-orang yang berniat mendatangi Sin-cui Kiong harus terlebih dahulu meminta ijin dan mengutarakan maksud serta tujuan kedatangannya itu kepada seorang nikoh buta tuli yang mengurus biara kecil tersebut. Chu sendiri mengambil jalan lain, yaitu jalan rahasia yang pernah dipakai oleh salah seorang anak murid dari Sin-cui Kiong untuk bertemu dengan kekasih gelapnya.

Berhasil menyelusup masuk ke dalam istana Sin-cui Kiong, Chu dan Hu secara tidak sengaja melihat sebuah drama yang melibatkan masa lalu dari seorang tokoh persilatan terhormat yang ternyata pernah berhubungan asmara dengan salah seorang petinggi dari istana Sin-cui Kiong. Tidak hanya itu berbagai rahasia lain mengenai keadaan istana Sin-cui Kiong, rahasia tentang diri Cui-bok Im-ki, dan semua intrik dan hubungan rahasia asmara diantara penghuni dari Sincui Kiong itu.

Pada akhirnya Chu dan Hu berdua harus menghadapi pertempuran terakhir dengan Cui-bok Im-ki yang ternyata lebih mengerikan dibandingkan dengan Ciok Kwan Im. Cui-bok Im-ki adalah satu-satunya orang di dunia persilatan saat itu yang dapat mengetahui asal usul ilmu silat baik dari Chu dan Hu dengan tepat, yang tidak seorangpun sebenarnya di dunia yang tahu mengenai hal tersebut. (sumber : http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

DOWNLOAD E-book

Seri Pendekar Harum: Rahasia Ciok Kwan Im

Bagian 2. Rahasia Ciok Kwan Im

Karya: Khu Lung

Disadur : Gan KH


Setelah berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang ternyata berkaitan dengan intrik perebutan kekuasaan dalam tubuh Kay-pang dan Shao-lin (dalam buku Maling Romantis), akhirnya Chu LiuXiang bisa pulang kembali ke kapalnya. Angan-angannya untuk bersantai bersama ke tiga dayang yang cantik itu harus lenyap ketika mereka ternyata telah hilang diculik orang. Demi untuk menyelamatkan mereka, Chu kemudian menempuh perjalanan panjang ke luar perbatasan Tionggoan,…..memburu penculik sampai gurun pasir!

Kali ini perjalanan Chu ke luar perbatasan ditemani oleh sahabat setia sejak masa kecilnya yaitu, Oh Thi-hua (Hu Tie-hua), dan seorang lagi sahabat setia, Ki Ping-yan (Ji Ping-yan). Masih belum lengkap, Si “Setitik Merah Tionggoan“ ZhongYuan Yi Diahong , pembunuh bayaran nomer satu di Tionggoan, membunuh tanpa meneteskan darah, ikut bergabung dengan Chu untuk menyelidiki rahasia penculikan ketiga dayang Chu LiuXiang itu.

Boleh dibilang, inilah salah satu episode petualangan Chu yang paling baik dan seru ceritanya.
Sesampai di gurun pasir, setelah hampir mati kehausan, Chu, Oh, Ki Ping-yan dan salah satu pengawal dari Ki Ping-yan, kemudian menjadi tamu dari sebuah kerajaan di gurun pasir yang dikepalai oleh seorang Raja, Kui Je-ong.

Kerajaan Kui Je ini sedang mendapat tantangan dan gangguan dari sebuah perkumpulan di gurun pasir yang semuanya beranggotakan wanita berkepandaian tinggi dan ahli racun. Perkumpulan ini dipimpin oleh seorang perempuan misterius dengan kepandaian serta intelektualitas yang tidak terukur, Ciok Kwan Im. Ciok Kwan Im selain kemisteriusannya, oleh kalangan dunia persilatan ia juga dikenal sebagai sosok perempuan tercantik di jagat, terkejam di dunia dan berilmu paling tinggi sejak puluhan tahun lampau.

Ciok Kwan-Im dalam rencananya ternyata mengincar salah satu mustika paling berharga dari kerajaan Kui-je yang diyakininya menyimpan peta rahasia tempat penyimpanan harta karun tak ternilai dari pusaka kerajaan Kui-je. Belakangan Chu dan kawan kawan juga menyadari kalau ketiga dayang yang disayanginya itu telah jatuh pula ke tangan Ciok Kwan-im, sehingga mau tidak mau, ketiga sahabat ini kemudian bekerjasama dengan Kui Je-ong untuk melawan Ciok Kwan-im dan gerombolannya.

Kisah pertentangan kedua kubu ini tidak menjadi sesederhana yang dikira karena Ciok Kwan In yang memang misterius ternyata benar berilmu tinggi dengan kepandaian strategi yang tak ada bandingannya. Ciok Kwan Im bisa dengan leluasa keluar masuk istana Kui-je untuk membunuh siapa saja yang ia mau tanpa ada yang berhasil menghalanginya. Termasuk Chu LiuXiang dan kawan kawan pun hanya bisa memandang tanpa bisa melakukan perlawanan ketika pada suatu ketika Ciok Kwan Im secara frontal mendatangi istana Kui-je Ong untuk menantang para jagoan kita itu.

Di dalam cerita ini, kisah berputar putar dengan adanya juga satu kelompok asing lainnya yang ingin merebut kekuasaan dari Kui-je Ong, Chu LiuXiang dalam petualangannya di gurun pasir harus rela ditangkap oleh kelompok ini ketika mengadakan penyeledikan asal usul dari pemimpin kelompok asing yang sudah berhasil memeras pihak istana Kui-je.

Hasil penyelidikan mengenai pemimpin kelompok ini membuatnya hampir mati trerkejut karena dia merupakan sesosok yang sudah tidak asing lagi bagi dirinya dan pernah menjadi sahabat karibnya bermain catur dan meminum arak. Siapakah sebenarnya si pemimpin kelompok asing ini ?

Asal usul Ciok Kwan Im, yang ternyata masih bertalian dengan seluruh kejadian yang terjadi dalam petualangan Chu LiuXiang di seri sebelumnya, sosok Ciok Kwan Im ini berhubungan erat sekali dengan sebuah peristiwa yang mengguncang dunia persilatan sekitar empat puluh empat tahun sebelumnya ketika terjadi permusuhan abadi antara partai Hua-shan dan keluarga Li dari gunung Huang yang berujung pada musnahnya kedua clan ini.

Kemunculan para saksi dan pemeran langsung kejadian bentrokan partai Hua-shan dan Keluarga Li dari gunung Huang empat puluh empat tahun yang lalu secara tidak terduga menjadikan misteri dan asal usul seputar Ciok Kwan Im ini akhirnya menjadi jelas, dibalik kekejamannya, Ciok Kwan Im adalah pribadi malang yang patut dikasihani.
Siapakah sebenarnya Ciok Kwan Im ini, apakah dia juga yang berada sebagai otak dari munculnya kelompok asing yang ingin merebut kekuasaan Kui-je On di istana Kui-je?
Akhir cerita dipuncaki oleh pertarungan psikologis antara Ciok Kwan Im melawan Chu LiuXiang. (sumber : http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

Seri Pendekar Harum: MALING ROMANTIS

Seri “ Pendekar Harum” Bagian I

MALING ROMANTIS

Karya : Khu Lung

Disadur : Gan KH

Cerita di bab pertama dibuka oleh suatu peristiwa pencurian patung jade berbentuk bidadari dari sebuah rumah yang dijaga ketat oleh beberapa orang yang berkepandaian tinggi. Sebelum peristiwa itu terjadi , sebelumnya si pencuri telah berkirim surat dulu bahwa dirinya akan meminjam patung jade incarannya itu dari pemiliknya.

Walau dijaga ketat diantaranya oleh seorang petugas negara yang paling ditakuti oleh para kriminal karena kemampuan investigasinya, patung jade berbentuk bidadari itu tetap saja berhasil dicuri, si pencuri hanya meninggalkan jejak berupa bau harum samar-samar wangi bunga tulip, tanda Chu LiuXiang baru saja berkunjung.
Sedang beristirahat di atas kapal yang merupakan rumahnya, sambil mengagumi patung jade bidadari hasil curian ditemani oleh ke tiga dayangnya yang cantik, Chu LiuXiang kemudian dikejutkan oleh penemuan sesosok mayat yang terapung mendekati kapalnya.

Hasil analisa Li Ang-siu (Li HongXiu) yang memang sudah terkenal berpengetahuan luas mengenai seluk beluk tokoh dunia persilatan, mengatakan apabila mayat yang terapung itu bernama Coh Yu-cin, pimpinan tertinggi dari Thian-siang pang, sementara dari analisa terhadap luka-luka di tubuh mayat, Li berkesimpulan kalau pembunuhnya pasti berasal dari Cu Soa bun, dan dalam perguruan itu hanya ada tiga orang yaitu, Pang, Nyo dan Sebun yang memiliki kemampuan lebih untuk membunuh Coh Yu-cin.


Belum selesai mereka berdiskusi, muncul mayat kedua yang terapung mendekati kapal mereka. Li segera mengenali kalau mayat kedua adalah Sebun Jian dari perguruan Cu Soa bun. Kembali menganalisa, Li berkesimpulan kalau pembunuhnya kemungkinan adalah anak murid Lam Hay pay, belum selesai berkata, muncul mayat ketiga, Ling Ciu-ciu dari Lam Hay pay....!.

Masih asyik berdiskusi sambil bercanda dengan para dayang-dayangnya,...tiba-tiba muncul mayat ke-limat dihadapan Chu LiuXiang….!
Chu LiuXiang kemudian terseret ke dalam misteri pembunuhan ke lima mayat yang ditemukannya ketika tiba-tiba sudah muncul seorang perempuan di bawah dek kapal tempat dia beristirahat. Mengaku datang dari istana Sin Cui kiong, Kiong Lam-yan, nama perempuan yang menyelundup itu, menuduh Chu LiuXiang telah mencuri racun “air gula“ , Thian-it Sin-cui dari istana Sin Cui kiong. Selain mencuri, Chu juga dituduhnya telah menipu dan merayu salah seorang dayang perempuan di istana Sin Cui kiong demi untuk mencuri racun Thian-it Sin-cui. Si gadis yang diduga telah ditipu oleh Chu itu akhirnya ditemukan mati bunuh diri dalam keadaan hamil.

Kiong Lam-yan memberi waktu selama tiga puluh hari bagi pendekar kita ini untuk mengembalikan, kalaupun bukan dia yang mencuri, Chu LiuXiang harus menemukan pencuri sebenarnya yang juga adalah si perayu dari dayang Sin Cui kiong yang mati bunuh diri itu, semuanya dalam waktu tiga puluh hari.

Sebenarnya tanpa adanya ancaman dari Kiong Lam-yan pun Chu LiuXiang sudah tertarik untuk menyelidiki kasus ini. Bagi dirinya, lima mayat yang saling tidak mengenal dan berdiam di tempat yang terpisah jauh satu sama lain ditemukan mati dalam waktu dan tempat yang sama, air sakti dari Sin Cui kiong secara misterius telah dicuri orang, dan seorang gadis suci pingitan yang selama hidupnya tidak pernah bicara dengan laki laki ditemukan mati bunuh diri dalam keadaan hamil, kesemuanya adalah rentetan peristiwa yang pastinya saling berhubungan satu sama lain.
Chu LiuXiang tidak menyadari kalau rasa keinginan tahu untuk memecahkan kasus ini telah menyeretnya masuk kedalam satu skenario besar pembalasan dendam dari dua perguruan yang terlibat satu peristiwa berdarah empat puluh empat tahun silam dan melibatkan tokoh tokoh penting dari partai pengemis Kay-pang, Hua-shan, Shao-lin dan tokoh lainnya dari dunia persilatan yang hampir saja membuat kehilangan selembar nyawanya itu. (sumber : http://hkw-ceritasilat.blogspot.com)

Oct 19, 2010

PEDANG DARAH BUNGA IBLIS

(Judul Lama: TEROR BWE HWA BWE)

Disadur: GAN KH



Bayi yang masih berumur 3 bulan ditusuk ulu hatinya dengan pisau/cundrik oleh ibunya, dan buka Cuma itu saja ia kemudian dilemparkan ke jurang yang dalam oleh seseorang yang dikenal Pendekar ternama. Tapi sungguh beruntung seorang tokoh sakti berhasil menyelamatkan bayi itu dan mendidiknya.

Demi membalaskan dendam perguruan dan keluarganya, ia mengandalkan ilmu sakti warisan gurunya yang adalah Lam Shia (si sesat dari selatan) yang merupakan salah seorang Bu Lim Su Ih (4 datuk dunia persilatan). Tokoh- tokoh yang terlibat pengeroyokan terhadap gurunya dan keluargannya, baik itu golongan hitam maupun putih dibabatnya habis dengan kejam. Munculnya perkumpulan Bwe Hwa Bwe (Bunga Bwee) yang pada akhirnya diketahui nya ternyata ketuanya adalah dalang dari pengeroyokan gurunya dan salah seorang yg terlibat pembunuhan keluarganya, membuat nya bertindak kejam tanpa ampun baik terhadap anak buahnya yg paling rendah jabatannya maupun pejabat-pejabat di perkumpulan Bwe Hwa Bwe tersebut.

Munculnya utusan-utusan dari Jeng Siong Hwe yang dinamakan Rasul Penembus Dada yang menimbulkan banjir darah di dunia persilatan turut mengambil bagian dalam perebutan Pedang Darah yg konon siapa yang mendapatkannya bisa mempelajari I lmu Sakti dari Bunga Iblis.

Berbekal Giok Ci Sin Kang yang didapatnya dari bunga iblis Suma Bing meneruskan usaha pembalasan dendamnya membuat perkumpulan Bwe Hwa Bwe mendatangkan jago – jago tua yang sudah berusia seabad lebih. Belum lagi bantuan dari Perkampungan Bumi (Tee Po) yang merupakan salah satu dari 3 tempat keramat Bu Lim dikarenakan Suma Bing telah diangkat menjadi Menantu dan ahli waris Perkampungan Bumi sangat membantunya dalam usahanya menghancurkan Bwe Hwa Bwe.

DOWNLOAD E-book

Sep 17, 2010

PATUNG EMAS KAKI TUNGGALL

(To kak Cin Jin)

UNTA SAKTI

Disadur : Gan KH


Dengan mengandalkan nama besar gurunya yang berjuluk Bing-tho-ling-cu, Koan San Gwat dengan mengendarai seekor unta putih sudah menyebarkan Bing To Ling (Perintah Unta Sakti) kepada sekalian tokoh sakti, ketua partai dengan maksud untuk menyelesaikan persoalan mereka dengan gurunya yang sudah meninggal. Walaupun Koan San Gwat sangat sakti & cerdik namun ia akhirnya kena tipu juga dari seorang tokoh sakti dari Lembah Loh-Hun-Kok yang menyebabkan dirinya hampir saja mati akibat keracunan.

Petualangannya di rimba persilatan dengan mengendarai seekor unta putih & bersenjatakan sebuah patung emas dengan kaki tunggal yang sangat berat itu akhirnya berhadapan dengan seorang misterius yang menamakan dirinya “Unta Terbang”. Perselisihannya dengan si Unta terbang ini akhirnya membuka suatu rahasia yang sangat besar bahwa gurunya Tokko Bing yg berjuluk Bing To Ling Cu ternyata belum mati, dan telah pergi untuk menghadiri sebuah pertemuan yang dinamakan Liong hoa hwe, Hong sin pang, Siau Se Thian.

Adanya tingkatan Sian (Dewa), Mo (Setan), Kui (Iblis) yang dimana gurunya termasuk tingkatan Sian dan satu kekuatan yang berada di Siau She Thian sebuah puncak gunung yang tertutup kabut yang bernama Tian Gwat Thian (Langit di luar Langit) yang mengatur semua pertemuan tersebut.

Sikap Koan San Gwat yang tawar dalam urusan percintaan telah membuatnya mendapatkan banyak kesulitan dari wanita-wanita yang mencintainya…. terutama dari Liu Ih Yu salah seorang anggota Thian Gwat Thian ……..

DOWNLOAD E-book